PERISTIWA
Pembatasan Perdagangan Inggris dengan Pemukiman Tepi Barat Segera Diumumkan
Pemerintah Inggris segera menetapkan pembatasan baru terkait barang dari pemukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki Israel.
PANTAU24.com – Pemerintah Inggris akan mengumumkan pembatasan baru terkait pembelian barang yang diproduksi di pemukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki Israel. Menteri Luar Negeri Ed Miliband diharapkan menguraikan langkah-langkah ini di depan parlemen pada hari Selasa, yang mungkin mencakup pembatasan perdagangan produk pertanian dari pemukiman tersebut.
Pengumuman ini mengikuti pernyataan Miliband minggu lalu untuk melakukan “pengaturan ulang komprehensif” kebijakan pemerintah Inggris terhadap Israel. Pemerintah Israel sebelumnya telah memperingatkan bahwa pihaknya akan membalas jika ada tindakan baru yang diperkenalkan.
Pemukiman tersebut dianggap ilegal menurut hukum internasional, serta adanya peningkatan kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat oleh para pemukim dalam beberapa bulan terakhir. Seorang menteri mengatakan kepada BBC: “Pernyataan ini akan menjadi pengaturan ulang total dari sifat hubungan kami dengan Israel-Palestina. Ini tidak hanya tentang sanksi. Kami berharap ini akhirnya akan mencapai apa yang selama dua tahun telah kami usahakan di Timur Tengah.”
Para anggota parlemen dari Partai Buruh yang telah diberi pengarahan tentang rencana tersebut percaya bahwa sanksi ini akan menargetkan perdagangan dengan pemukiman ilegal, mencakup barang dan jasa. Perdana Menteri Andy Burnham mengonfirmasi kepada anggota parlemen Buruh pada pertemuan parlemen mingguan mereka bahwa Miliband akan membuat pernyataan ini.
Burnham juga dikabarkan telah menginformasikan para pemimpin internasional melalui panggilan telepon, termasuk Presiden AS Donald Trump, mengenai pentingnya solusi dua negara di Timur Tengah. Pemerintah Inggris percaya bahwa prospek solusi dua negara terancam oleh ekspansi cepat pemukiman.
Diolah dari laporan BBC News.


You must be logged in to post a comment Login