PERISTIWA
KAI Targetkan Integrasi Stasiun Karet-BNI City Selesai dalam 7 Bulan
KAI menargetkan integrasi Stasiun Karet dan BNI City selesai dalam 7 bulan untuk meningkatkan aksesibilitas penumpang.
PANTAU24.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan penyelesaian integrasi antara Stasiun Karet dengan Stasiun Sudirman Baru atau BNI City dalam waktu sekitar tujuh bulan. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan pelayanan angkutan urban sesuai pertumbuhan jumlah pengguna di beberapa stasiun, termasuk Stasiun Karet.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa integrasi ini melibatkan penataan akses bagi penumpang kedua stasiun agar perpindahan antarmoda maupun perjalanan menuju stasiun dapat berlangsung lebih aman dan nyaman. “Jadi dapat kami sampaikan bahwa Karet saat ini sedang ada pekerjaan. Jadi sementara ditutup,” ujar Anne dalam agenda jumpa pers KAI di Stasiun BNI City pada Jumat (4/9).
Dalam proses pengerjaan, area sekitar Stasiun Karet akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung integrasi antarmoda seperti area untuk ojek dan drop zone bagi penumpang. KAI juga menyiapkan travelator dari Stasiun Karet menuju BNI City, serta fasilitas pedestrian dan eskalator dari sisi Jalan Kendal.
Meski area Stasiun Karet ditutup sementara untuk pengerjaan, Anne menegaskan bahwa stasiun tersebut tidak secara resmi ditutup. Layanan KRL di Stasiun Karet akan diintegrasikan dengan peron BNI City. “81 tahun KAI belum pernah yang namanya menutup stasiun. Jadi saya sangat menolak diksi bahwa Karet ditutup,” tegas Anne.
Selain itu, KAI juga melakukan penataan di stasiun lain seperti Cawang, Duri, dan Bogor untuk mendukung integrasi dan mengurai kepadatan penumpang. Di Cawang, penataan mendukung integrasi dengan LRT Cikoko, termasuk perbaikan fasilitas seperti eskalator.
Diolah dari laporan Kumparan.


You must be logged in to post a comment Login