PERISTIWA
Menggali Nilai Pembelajaran Rasulullah dalam Menghadapi Era AI
Era AI memerlukan pendekatan pembelajaran yang menekankan kemampuan berpikir ala Rasulullah, bukan sekadar mencari jawaban.
PANTAU24.com – Dalam era kecerdasan buatan (AI) di mana jawaban bisa didapat dalam hitungan detik, tantangan utama pendidikan adalah apakah proses pembelajaran di sekolah masih mengajarkan cara berpikir. Hal ini menjadi krusial mengingat hasil PISA 2022 menunjukkan skor Indonesia yang rendah, yaitu 359 untuk membaca, 366 untuk matematika, dan 383 untuk sains, jauh di bawah rata-rata global.
Hasil tersebut seharusnya tidak dijadikan bahan untuk menyalahkan guru atau siswa melainkan sebagai refleksi bagi sistem pendidikan. Di dunia yang semakin maju dengan informasi dan teknologi, apakah sekolah sudah membekali anak untuk memahami informasi, menguji kebenarannya, dan mengambil keputusan yang tepat?
Metode pendidikan Rasulullah Muhammad SAW dapat menjadi acuan. Beliau menggunakan pertanyaan untuk membangkitkan pikiran sebelum memberikan jawaban. Hal ini tampak dalam hadis tentang orang yang bangkrut. Rasulullah bertanya, “Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut?” dan menjelaskan maknanya setelah mendengar jawaban sahabat. Ini menunjukkan pentingnya pertanyaan dalam proses belajar.
Di era di mana Google dan AI menyediakan jawaban berlimpah, kemampuan untuk menentukan kebenaran jawaban menjadi vital. Pendidikan dapat lebih bermakna bila guru menantang pemikiran siswa dengan pertanyaan mendalam, seperti cara membedakan informasi benar dan hoaks, bukan hanya menyampaikan jawaban.
Rasulullah juga kerap memanfaatkan alat konkret untuk menjelaskan hal abstrak, seperti perumpamaan atau gambar di tanah. Prinsip ini menerangkan bahwa konsep abstrak lebih mudah dipahami ketika dihubungkan dengan pengalaman nyata. Meski teknologi semakin maju, peran guru sebagai pembimbing dalam berpikir kritis dan berempati tetap penting — guru tidak dapat tergantikan oleh mesin.
Diolah dari laporan Kumparan.


You must be logged in to post a comment Login