Connect with us

PERISTIWA

Gerindra Jabar Klarifikasi Isu Kepindahan Dedi Mulyadi ke PSI

Gerindra Jawa Barat menegaskan Dedi Mulyadi tetap mendukung Prabowo dan tidak berencana pindah ke PSI.

Published

on

PANTAU24.com – Partai Gerindra Jawa Barat angkat bicara mengenai isu yang menyebutkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akan meninggalkan partai tersebut dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Wakil Ketua Gerindra Jawa Barat, Buky Wibawa Karya Guna, menyampaikan bahwa Dedi Mulyadi dengan tegas menyatakan tetap mendukung Prabowo untuk memimpin Indonesia.

Buky menuturkan bahwa hingga saat ini, Dedi Mulyadi masih merupakan kader Gerindra dan menjabat posisi penting sebagai Dewan Pembina di Gerindra Pusat. Buky menambahkan, “Saya tidak tahu data dan variabel apa yang menduga-duga Dedi Mulyadi mau hijrah ke PSI. Namun, ada pernyataan sanggahan bahwa Demul membantah hal tersebut. Dalam pernyataannya, ia menghendaki Prabowo untuk memimpin Indonesia,” ungkap Buky saat dihubungi pada hari Senin, 23 Agustus.

Gerindra menegaskan bahwa meskipun terdapat spekulasi mengenai aktivitas Dedi Mulyadi yang kerap bepergian ke berbagai tempat termasuk luar Jawa Barat, hal tersebut bukan berarti dirinya mencari simpati untuk kepindahan ke PSI. Termasuk, safari ke NTT pascagempa besar pekan lalu yang juga dikaitkan dengan isu kepindahan.

Buky merasa aneh dengan keriuhan rumor ini dan menyatakan bahwa sifat Dedi yang peduli dan aktif merupakan bagian dari karakternya sebagai pemimpin yang sering terjun langsung untuk menyelesaikan berbagai persoalan. “Dia aktif berkeliling dan bukan tipikal pemimpin di belakang meja. Saya melihat dia memang sosok yang seperti itu,” katanya.

Buky juga menjelaskan bahwa bantuan-bantuan yang diberikan oleh Dedi Mulyadi sepenuhnya didasarkan pada aspek kemanusiaan, serupa dengan tindakan bantuan pemerintah provinsi lainnya seperti DKI Jakarta dan Jawa Timur, tanpa agenda politik berpindah partai.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.