Connect with us

PERISTIWA

IBMA Diresmikan, Indonesia Tingkatkan Ekosistem Bullion

IBMA resmi dibentuk untuk memperkuat ekosistem pasar bullion Indonesia dari hulu ke hilir.

Published

on

PANTAU24.com – Satu tahun setelah peresmian kegiatan usaha bullion atau Layanan Bank Emas oleh Presiden Joko Widodo, Indonesia telah membangun fondasi kuat untuk pasar bullion nasional. Saat ini, bullion bank mengelola sekitar 177 ton emas, dengan 153 ton di bawah pengelolaan Pegadaian dan 24 ton oleh Bank Syariah Indonesia (BSI). Capaian ini mendapatkan apresiasi Presiden dalam Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI pada 14 Agustus 2026, menandai terobosan penting dalam mengamankan aset dan memperkuat sistem keuangan nasional.

Penetapan Indonesia Bullion Market Association (IBMA) pada Rabu, 18 Agustus, menjadi langkah lanjut dalam pengembangan pasar bullion. IBMA bertujuan mendorong pasar bullion kredibel, efisien, dan berkelanjutan melalui kerjasama, standardisasi, dan edukasi. Dengan adanya integrasi yang lebih cepat, diharapkan produk berbasis emas akan lebih beragam dan kompetitif di Asia Tenggara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan, pembentukan IBMA menandai fase baru bagi industri bullion Indonesia. “IBMA diharapkan menjadi katalis yang memperkuat kolaborasi industri sekaligus meningkatkan daya saing pasar bullion Indonesia,” ujar Airlangga, Kamis, 20 Agustus 2026.

IBMA melibatkan pemain dari berbagai sektor seperti pertambangan, manufaktur, dan perdagangan emas batangan. Anggota yang sudah terdaftar di antaranya adalah PT Pegadaian (Persero), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan PT Hartadinata Abadi, Tbk, serta beberapa perusahaan lainnya. Selfie Dewiyanti, yang menjabat sebagai Ketua Umum IBMA, menyatakan organisasi ini bertujuan membangun perdagangan dan jasa bullion yang transparan dan berdaya saing global.

IBMA berperan strategis dalam memperkuat peran bullion bank, mengeksplorasi lebih lanjut pasar regional, dan mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pusat pasar bullion di Asia Tenggara.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Detik – Finance.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.