Connect with us

PERISTIWA

Pramono Anung: Penduduk Miskin di Jakarta Berkurang 6.500 Orang

Pramono Anung menyatakan jumlah penduduk miskin Jakarta berkurang 6.500 orang. Ekonomi tumbuh 5,87% dan inflasi terendah di Jawa-Bali.

Published

on

PANTAU24.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah penduduk miskin di Jakarta berkurang sekitar 6.500 orang. Angka tersebut menunjukkan adanya perbaikan indikator kesejahteraan di ibu kota. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat sebesar 5,87 persen pada kuartal IV tahun 2026.

Pramono Anung menuturkan bahwa penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 6.500 orang merupakan pencapaian signifikan. “Jadi ada penurunan yang cukup signifikan karena di Jakarta itu untuk bisa turun sampai dengan kelompok miskin ekstrem 6.500 itu angkanya juga cukup besar,” katanya usai rapat bersama di Kecamatan Penjaringan, Jumat (6/11/2026).

Pertumbuhan ekonomi di Jakarta pada kuartal tersebut meningkat dari 5,52 persen pada periode sebelumnya. Angka ini juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di 5,47 persen. “Ini mencerminkan bahwa apa yang kami lakukan dengan yang saya sebut dengan epicentrum of event itu dampaknya terlihat terpotret dari apa yang kemudian dirilis oleh BPS,” tambah Pramono.

Selain itu, inflasi di Jakarta tercatat sebesar 2,52 persen, merupakan angka terendah dibandingkan wilayah Jawa dan Bali. Menurut Pramono, keberhasilan ini berkat upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga inflasi tetap terkendali. “Karena memang dipantau dan dimonitor dengan baik sehingga terjaga. Padahal biasanya Jakarta itu untuk inflasinya paling sensitif. Tapi kali ini kita bisa pertahankan, kita jaga di angka 2,52,” jelasnya.

Pramono juga menambahkan bahwa sejumlah komoditas, seperti daging, beras, ubi, cabai, dan perhiasan, turut memengaruhi angka inflasi di Jakarta. Keberhasilan dalam mengendalikan inflasi menunjukkan koordinasi yang baik antarinstansi dalam menjaga stabilitas ekonomi Jakarta.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Liputan 6.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply