Connect with us

PERISTIWA

Wamensos Dorong Digitalisasi Bansos di Kupang

Wamensos Agus Jabo Priyono dorong digitalisasi bansos di Kupang untuk tingkatkan akurasi data penerima melalui teknologi biometrik.

Published

on

PANTAU24.com – Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, mengadakan pertemuan dengan empat Anggota DPRD Kabupaten Kupang di Kantor Kemensos, Jakarta, untuk membahas digitalisasi program perlindungan sosial (Perlinsos) dan pemberdayaan masyarakat. Pertemuan tersebut mendorong pemerintah daerah setempat untuk mengaplikasikan teknologi digital dalam bansos dan meningkatkan program pemberdayaan.

Dalam diskusi itu, turut hadir anggota DPRD Kabupaten Kupang, yakni Abi Yerusa Sobeukum, Obeth Laha, Arnolus Mooy, dan Salomiel Arnius Buraen. Wamensos mendorong agar gerakan Perlinsos, yang bertujuan meningkatkan akurasi data dan keakuratan sasaran penerima manfaat, segera diterapkan di Kabupaten Kupang.

“Tolong disampaikan nanti ke bupati sama Dinsos-nya, di Kabupaten Kupang harus ada gerakan Perlinsos, namanya perlindungan sosial,” kata Agus Jabo pada Kamis (5/11/2026). Perlinsos dicanangkan untuk melakukan transformasi dengan penerapan biometrik, seperti pengenalan wajah, sehingga bantuan tepat sasaran.

Agus Jabo menjelaskan bahwa digitalisasi bansos merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan tata kelola data yang lebih transparan dan akuntabel. Kerangka ini memberikan kesempatan pada masyarakat untuk mengawasi dan melaporkan jika ada ketidaksesuaian data di lapangan.

Selain itu, Wamensos menegaskan pentingnya Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) yang bertujuan memandirikan ekonomi masyarakat melalui pemberian modal usaha dan pendampingan. Agus Jabo juga menyarankan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di area rawan bencana untuk memastikan pengiriman logistik yang cepat dan tepat bila terjadi bencana.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Detik – Berita.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.