Connect with us

PERISTIWA

Presiden Salurkan Rp240 Miliar Atasi Karhutla di Kalbar

Presiden Prabowo alokasikan Rp240 miliar untuk penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

Published

on

PANTAU24.com – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyatakan bahwa dana Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp240 miliar telah disalurkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Langkah ini diumumkan dalam rapat koordinasi di Ketapang, Kalimantan Barat, dan kemudian dijelaskan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Bantuan disediakan dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup Rp200 miliar yang langsung ditransfer ke provinsi, serta ke 10 kabupaten/kota di Kalimantan Barat. “Tahap pertama sudah turun Rp200 miliar, dan itu langsung ditransfer kepada Pak Gubernur (Kalimantan Barat, Ria Rosa) maupun kepada bupati-bupati terkait,” kata Menhut Raja Antoni.

Pemerintah kemudian mengajukan permohonan bantuan tambahan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk kabupaten yang belum menerima dukungan pada tahap pertama. Berdasarkan pengajuan ini, Presiden menyetujui bantuan tambahan kepada empat kabupaten, yaitu Mempawah, Landak, Sekadau, dan Sanggau. Menurut Menhut, dana tersebut telah masuk ke rekening masing-masing daerah sekitar dua hari sebelum pengumuman tersebut.

Menhut menegaskan pentingnya pengelolaan dana ini oleh pemerintah daerah dengan maksimal sesuai peruntukannya. “Jadi supaya bupati bisa memanfaatkan secara maksimum apa yang sudah diberikan ini sesuai dengan peruntukannya sesuai dengan surat edaran yang sudah diterbitkan oleh Pak Mendagri (Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian),” ujarnya.

Perlu diketahui, dana Banpres ini akan dikelola sendiri oleh pemerintah daerah dan tidak termasuk operasi modifikasi cuaca atau water bombing yang dilakukan oleh pemerintah pusat melalui BNPB, BMKG, Kementerian Kehutanan, dan lembaga lainnya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Antara – Top News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.