PERISTIWA
Houthi dan Iran Tekan Arab Saudi dengan Serangan Strategis
Serangan Houthi, didukung Iran, tekan Arab Saudi dengan menargetkan infrastruktur vital. Tekanan politik ini menambah kompleksitas hubungan AS dan Saudi.
PANTAU24.com – Kelompok Houthi melancarkan serangan terhadap Arab Saudi, menargetkan infrastruktur penting dan acara investasi besar negara tersebut. Tujuan langkah ini adalah untuk menekan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman agar memenuhi tuntutan politik dan membujuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk melonggarkan blokade terhadap Iran. Hal ini diungkapkan oleh sejumlah sumber dari Arab Saudi, Iran, dan kawasan seperti dilaporkan Reuters, Jumat (16/10/2026).
Iran dan Houthi menganggap kemakmuran Saudi, ambisi investasinya, serta kerentanannya sebagai titik lemah dalam konfrontasi kawasan. “Iran sedang berada dalam cengkeraman yang mencekik,” ujar Michael Knights dari lembaga penasihat strategis Horizon Engage. Menurutnya, Houthi menghantam titik ekonomi lemah Saudi untuk menjaga stabilitas.
Houthi memiliki dua kepentingan utama: melonggarkan blokade AS terhadap Iran dan memenuhi tuntutan internal mereka sendiri, seperti penghentian operasi militer Saudi di Yaman dan pengurangan pembatasan terhadap pelabuhan serta bandara Yaman. Jika tuntutan ini dipenuhi, kekuasaan Houthi di Yaman diproyeksikan akan menguat.
Seorang pejabat senior Iran menyatakan bahwa serangan Houthi merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk mengubah keseimbangan kekuatan regional dengan menargetkan infrastruktur energi dan jalur pelayaran utama. “Riyadh tidak dapat mengandalkan perlindungan AS,” kata pejabat tersebut, menambahkan bahwa pembatasan oleh Arab Saudi harus dicabut untuk meredakan serangan.
Strategi ini menempatkan MBS pada dilema antara eskalasi yang bisa memicu perang lebih luas dan memberi konsesi yang berisiko memperkuat musuh lama. Konflik berkepanjangan bisa mengancam keamanan Saudi dan kepercayaan investor, serta memengaruhi agenda transformasi ekonomi.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.


You must be logged in to post a comment Login