Connect with us

PERISTIWA

10 Ribu Liter Air Disemprotkan Tekan Dampak Karhutla di Palembang

10 ribu liter air disemprotkan di Palembang untuk kurangi dampak karhutla yang masih dirasakan masyarakat.

Published

on

PANTAU24.com – Sebanyak 10 ribu liter air disemprotkan setiap hari oleh petugas pemadam kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Selatan di sepanjang Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (14/10). Penyemprotan dilakukan untuk meminimalkan debu dan residu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah ruas jalan Kota Palembang sejak Minggu (11/10).

Hingga kini, meskipun beberapa titik kebakaran di dalam kota telah dipadamkan, kabut asap akibat karhutla masih dapat dirasakan oleh masyarakat Palembang. Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menanggulangi dampak polusi udara yang mengganggu aktivitas sehari-hari warga.

“Kami melakukan penyemprotan air untuk membantu mengurangi dampak buruk dari kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi beberapa waktu lalu,” ujar seorang petugas dari Satpol PP Provinsi Sumatera Selatan.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi penanganan bencana karhutla, yang tidak hanya fokus pada pemadaman api namun juga memperhatikan kualitas udara yang terpengaruh oleh residu kebakaran.

Foto udara dari lokasi kejadian menunjukkan tindakan para petugas Damkar Satpol PP saat menyemprotkan air sepanjang Jembatan Ampera. Hal ini diharapkan dapat mengurangi polusi udara yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Kumparan.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.