Connect with us

PERISTIWA

52 Juta Peserta BPJS Kesehatan Tak Aktif Bayar Iuran

52 juta peserta BPJS Kesehatan tercatat tidak aktif bayar iuran, berdampak buruk pada keuangan lembaga.

Published

on

PANTAU24.com – Sebanyak 52 juta peserta BPJS Kesehatan tercatat tidak aktif membayar iuran, seperti diungkapkan oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito. Situasi ini berdampak pada kondisi keuangan BPJS Kesehatan yang tidak sehat.

Prihati menyebutkan bahwa apabila para peserta tersebut kembali aktif membayar dengan nominal iuran kelas 3, maka BPJS Kesehatan dapat memperoleh pemasukan sekitar Rp 2 triliun per bulan, atau mencapai Rp 24 triliun dalam setahun. “Tetapi beberapa hal sebesar 52 juta peserta tadi yang tidak aktif. Kalau itu bisa membayar iuran dengan semangat gotong royong, maka kalau kelas 3 saja itu sekitar Rp 2 triliun per bulan. Kalau setahun bisa Rp 24 triliun,” ujarnya di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026).

Selain itu, Prihati menambahkan terdapat kendala terkait prosedur penyesuaian iuran yang belum dapat dilaksanakan meskipun usulan tersebut sudah diajukan sejak enam tahun lalu. Hambatan lain melibatkan inflasi biaya medis, pertumbuhan penduduk, dan pergeseran pola penyakit serta utilitas yang meningkat.

Prihati juga menyoroti pola pembayaran berbasis volume yang dilakukan oleh para pemberi layanan kesehatan. Menurutnya, pola ini cenderung membuat mereka lebih fokus mengejar kuantitas. Ia menegaskan, “Ini kita akan tegakkan ke depan untuk bisa value-based, dan itu juga yang kita janjikan untuk memperbaiki kualitas layanan kepada peserta yang lebih sesuai dengan kebutuhan yang tepat sasaran.”

Diolah dari laporan Detik – Finance.

Fakta menarik dan bermanfaat
⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.