Connect with us

PERISTIWA

Drone Houthi Serang Riyadh, Indonesia Sambut Kapal Induk Pertama

Houthi Yaman serang Riyadh dengan drone; Indonesia sambut kapal induk pertama KRI Sriwijaya.

Published

on

PANTAU24.com – Kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah melakukan serangan terhadap sejumlah lokasi sensitif di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, menggunakan rudal dan drone. Serangan ini menyebabkan kepanikan setelah terlihat api dan asap tebal di sekitar Bandara Internasional Raja Khalid pada 21 September 2026.

Pada saat yang hampir bersamaan, Indonesia menyambut kedatangan kapal induk pertamanya pada Jumat, 18 September 2026. Kapal ini merupakan bekas milik angkatan laut Italia dan akan dinamai KRI Sriwijaya. Dengan demikian, Indonesia menjadi negara ASEAN kedua setelah Thailand yang memiliki kapal induk.

Serangan oleh Houthi ini merupakan bagian dari konflik berkelanjutan di kawasan tersebut, yang telah menarik perhatian internasional karena dampaknya terhadap keamanan regional dan pasokan energi. Serangan terbaru menarget area-area strategis, termasuk lokasi yang dekat dengan fasilitas penerbangan sipil.

Di pihak lain, langkah Indonesia menambah kapal induk ke dalam armada angkatan lautnya merupakan bagian dari upaya memperkuat pertahanan maritim nasional. KRI Sriwijaya diharapkan dapat meningkatkan kemampuan operasional TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan perairan Indonesia.

Peluncuran kapal induk ini dilakukan melalui kerjasama dengan mitra internasional. Keberadaan kapal induk di Indonesia menandai babak baru dalam peta pertahanan kawasan Asia Tenggara.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.