PERISTIWA
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan DPP Partai Golkar
Nusron Wahid telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar lebih dari enam bulan lalu, kata M Sarmuji.
PANTAU24.com – Pemerintahan Nusron Wahid, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), telah mundur dari kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar lebih dari enam bulan yang lalu. Informasi ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, M Sarmuji, di Jakarta pada Sabtu (18/9/2026).
Sebelumnya, Nusron menjabat sebagai Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian di dalam struktur DPP Partai Golkar. Seusai mengajukan pengunduran dirinya secara langsung kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Nusron kini hanya berstatus sebagai anggota atau kader biasa dalam partai tersebut.
“Sudah lama. Seingat saya lebih dari enam bulan lalu,” ujar Sarmuji. Meskipun demikian, Sarmuji menyatakan tidak mengetahui alasan pasti pengunduran diri Nusron dari jabatan tersebut. “Mungkin ingin fokus ke hal lain,” tambahnya.
Pada masa kepengurusan periode 2024–2029 yang dipimpin oleh Bahlil Lahadalia, Nusron tercatat sebagai Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian. Namanya kembali mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadakan operasi tangkap tangan di lingkungan Kementerian ATR/BPN terkait dugaan suap terkait Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk.
Nusron Wahid sendiri menyatakan bahwa ia tidak mengetahui perincian kasus dugaan tersebut dan isu mengenai pengunduran dirinya dari jabatan menteri telah dibantah oleh Kementerian ATR/BPN.
Diolah dari laporan Antara – Top News.


You must be logged in to post a comment Login