PERISTIWA
Stasiun Karet Tutup, Penumpang KRL Dialihkan ke Stasiun BNI City
Stasiun Karet berhenti beroperasi mulai 1 September 2026. Penumpang Commuter Line kini dialihkan ke Stasiun BNI City sebagai bagian proses integrasi. Pahami perubahan ini.
PANTAU24.com – Mulai hari ini, Selasa 1 September 2026, Stasiun Karet resmi berhenti beroperasi untuk naik dan turun penumpang Commuter Line. Penumpang kini harus menggunakan Stasiun BNI City sebagai alternatif. Langkah ini merupakan bagian dari proses integrasi yang dilakukan oleh KAI Daop 1 Jakarta dan KAI Commuter, yang berlangsung hingga 31 Desember 2026.
Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi menegaskan bahwa integrasi ini bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan perjalanan pelanggan.
“Selama proses pekerjaan integrasi ini disiapkan dengan prinsip kehati-hatian karena Stasiun Karet telah menjadi bagian dari aktivitas harian pengguna Commuter Line dan masyarakat sekitar stasiun,” jelas Purnomo dalam keterangannya.
Untuk memudahkan penumpang, akses selasar di samping Stasiun Karet telah dipersiapkan untuk menuju Stasiun BNI City. Di sana, fasilitas gerbang elektronik, loket, dan hall di sisi barat sudah siap dan terintegrasi dengan akses dari pintu Karet. Meskipun demikian, perjalanan Commuter Line dari dan menuju garis Kampung Bandan/Cikarang tidak mengalami perubahan, hanya lokasi naik dan turun yang dialihkan.
Sementara itu, data selama tahun 2026 hingga Juli menunjukkan Stasiun Karet melayani 2.175.455 penumpang yang naik dan 2.127.155 penumpang yang turun, dibandingkan dengan Stasiun BNI City yang mencatat 940.478 penumpang yang naik dan 662.808 yang turun. Secara keseluruhan, kedua stasiun menangani 5.905.896 aktivitas naik turun Commuter Line Jabodetabek dari Januari hingga Juli 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter menyatakan bahwa integrasi ini akan menawarkan fasilitas layanan yang lebih baik, termasuk penambahan aksesibilitas di sisi Stasiun Karet dan terowongan Kendal. Ia juga menjelaskan bahwa petugas dan informasi lengkap akan disediakan untuk memandu penumpang selama masa transisi ini. “Penataan kawasan integrasi juga akan menghadirkan aksesibilitas di sisi Stasiun Karet dan aksesibilitas di sisi terowongan Kendal,” kata Karina.
Diolah dari laporan Detik – Finance.


You must be logged in to post a comment Login