Bolsel Waspada Hepatitis Akut, Masyarakat Diminta Lakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat

  • Share
Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bolsel, Febbrial Podomi. (Foto: Reza Pahlevi)

BOLSEL, PANTAU24.COM-Meski belum ditemukan kasus hepatitis akut di Kabupaten Bolsel, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat meminta masyarakat untuk terus mewaspadai penyakit yang menyerang anak usia 1 hingga 15 tahun ini.

Sebelumnya, Kementrian Kesehatan RI telah mengeluarkan surat edaran Nomor HK.02.02/C/2515/2022 Tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya tertanggal 27 April 2022.

Surat edaran tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan dukungan pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, kantor kesehatan pelabuhan, sumber daya manusia kesehatan, dan para pemangku kepentingan terkait kewaspadaan dini penemuan kasus hepatitis akut yang tidak diketahui etiologinya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) P2 Dinkes Bolsel, Febrial Podomi mengatakan pihaknya telah membentuk tim-tim khusus di pusksemas-puskesmas untuk melakukan sosialisasi terkait dengan penyakit misterius ini.

Baca Pula:  Angka Kesembuhan Covid-19 di Bolsel Capai 93,67 Persen

“Sosialisasi kita mulai bulan ini, sebenarnya kalau untuk actionya sudah dimulai sejak ada surat edaran dari kemenkes. Bahkan kita sudah bentuk tim di daerah, kurang lebih tim penangananya,” ungkapnya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Dia menjelaskan, penyebab dari penyakit ini masih belum diketahui, karena masih menunggu hasil penelitian yang dilakukan oleh Kemnkes RI. Meski begitu, gejala dan pencegahan dini sudah bisa disosialisasikan.

“Ini juga kami belum tahu kalau ini penyakit menular atau tidak, penyebabnya seperti apa, media penyebaranyan apa kami belum tahu, karena masih dalam proses penelitan, yang kita lakukan sekarang siap-siap saja,” ujarnya.

Baca Pula:  Bolsel Mulai Gelar Vaksinasi Covid-19 Tahap 2

Untuk pencegahanya, Kabid menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tetap tenang dengan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Yang paling penting masyarakat menerapkan PHBS dikehidupan sehari-hari, seperti mencuci tangan dengan sabun, memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian alat makan dengan orang lain, menghindari kontak dengan orang sakit, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan serta mematuhi prokes,” ungkapnya, sembari menjelaskan gejala hepatitis akut ini.

“Gejalanya itu mual, muntah, diare berat, demam ringan, kejang, air kencing berwarna pakat seperti teh dan BAB berwarna putih pucat, warna mata dan kulit menguning, gangguan pembekuan darah serta kesadaran menurun,” pungkasnya.

  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com