Connect with us

Bolmut

Bolangitang Timur Zona Merah, Warga Dilarang Gelar Hajatan

Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bolmut. Dengan tegas, top eksekutif Pemkab Bolmut itu mengimbau kepada para Sangadi agar tidak memberikan ijin.

Published

on

BOLMUT, PANTAU24.COM-Berdasarkan laporan tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), disebutkan bahwa Kecamatan Bolangitang Timur masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.

Sehingga itu, Bupati Bolmut, Depri Pontoh menyampaikan instruksi langsung kepada para Sangadi (kepala desa) untuk tidak melaksanakan hajatan pesta, terutama resepsi pernikahan, ulang tahun dan atau sejenisnya yang dapat menimbulkan kerumunan orang banyak.

Menurut Bupati, hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bolmut. Dengan tegas, top eksekutif Pemkab Bolmut itu mengimbau kepada para Sangadi agar tidak memberikan ijin.

“Laksanakan akad nikah dengan khidmat dan sederhana di rumah dengan hanya menghadirkan keluarga terkait. Selanjutnya untuk tidak henti-hentinya memberikan imbauan bersama dengan tim gugus tugas kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” tegas Bupati, saat memimpin rapat bersama Kepala sekolah dan Sangadi se Kecamatan Bolagitang Timur, Selasa, 13 Juli 2021.

Tak hanya melarang pesta. Bupati juga melarang pelaksanaan proses belajar mengajar secara tatap muka di sekolah, khusus untuk wilayah Kecamatan Bolangitang Timur.

Selanjutnya, pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati, Amin Lasena menambahkan, new normal di era pandemi sebagai kebiasaan baru yang dituntut kepada kita semua untuk dapat beradaptasi dengan kebiasan hidup sesuai dengan standar protokol kesehatan penanganan Covid-19. Prokes harus menjadi kebiasan dalam melakukan aktivitas hidup kita sehari-hari .

“Insya Allah kalu kita patuh dan taat mengikuti anjuran pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, wabah ini akan segera berakhir,” pungkas Wabup.