Vaksinasi Anak 12-17 Tahun Gunakan Sinovac, Ini Syaratnya

  • Share
Ilustrasi pelaksanaan vaksinasi (foto: marshal/pantau24.com)

BOLMONG, PANTAU24.COM-Vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak dengan rentang usia 12 hingga 17 tahun di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mulai dilaksanakan. Hal itu ditandai dengan launching yang digelar serentak di 15 Kabupaten/Kota se Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), langsung secara virtual oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Senin, 5 Juli 2021.

Launching vaksinasi anak ini merupakan tidak lanjut surat edaran Plt. Dirjen P2P Kemenkes RI Nomor HK.02.02/1727/2021 tentang vaksinasi tahap 3 bagi masyarakat rentan serta masyarakat umum lainnya dan vaksinasi bagi anak-anak usia 12-17 tahun.

Di Kabupaten Bolmong, launching dilaksanakan di SMK Negeri 1 Lolak. Vaksinasi ini akan menyasar pelajar SD/sederajat, SMP/sederajat dan SMA/SMK/sederajat.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Bolmong, Yusuf Detu mengatakan, sesuai edaran, jenis vaksin yang akan digunakan bagi anak usia 12-17 tahun adalah Sinovac. Menurutnya, vaksin produksi PT Bio Farma tersebut juga telah melalui uji klinis dan mendapat rekom dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Sesuai edaran kementerian (kesehatan), vaksinasi anak ini menggunakan vaksin sinovac,” kata Yusuf Detu, usai mengikuti launching, di SMK Negeri 1 Lolak, Senin, 5 Juli 2021.

Fakta menarik dan bermanfaat

Dijelaskan, syarat untuk vaksinasi anak-anak usia 12-17 tahun ini harus didampingi orang tua. Serta wajib membawa foto copy kartu keluarga (KK).

Di sisi lain, untuk teknis vaksinasi bagi anak sekolah masih akan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Bolmong. Pasalnya, saat ini, sekolah masih libur. Sehingga kata dia, akan dibicarakan apakah sekolah akan menghadirkan siswanya ke sekolah, agar penyuntikan bisa lebih efektif.

Jika tidak, maka sasarannya akan kembali ke ke masyarakat umum. Tapi bagi orang tua yang memiliki anak usia 12 hingga 17 tahun, bisa dibawa serta untuk divaksin. Tentu dengan membawa kartu keluarga dan ada pendampingan orang tua.

“Tapi sebaiknya vaksin untuk anak sekolah itu dilaksanakan di sekolah masing-masing, agar tidak tercampur dengan masyarakat umum. Dan tetap didampingi orang tua atau wali. Nanti kami akan sesuaikan dengan jadwal petugas vaksinator di Puskesmas untuk memberikan pelayanan vaksin ke sekolah di wilayah kerja masing-masing. Tentu menyesuaikan dengan jadwal di setiap Puskesmas. Karena petugas di puskesmas juga punya banyak program-program pokok, yang juga tidak boleh dikesampingkan, seperti posyandu,” jelasnya.

Di sisi lain, soal ketersediaan vaksin, menurut Yusuf, saat ini Dinkes Bolmong memiliki stok 2.000 dosis vaksin sinovac. Sementara, soal terget jangka waktu vaksinasi anak ini tidak ditentukan. Intinya, sudah ada launching dari pemerintah provinsi, sehingga program ini bisa dijalankan.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Bolmong, Renti Mokoginta yang turut hadir pada launching vaksinasi anak mengaku siap menghadirkan anak didik ke sekolah masing-masing untuk menerima suntikan vaksin.

“Kami siap. Tinggal menyesuaikan dengan jadwal dari Puskasmas. Nanti akan diatur agar tidak terjadi kerumunan sesuai dengan protokol kesehatan. Mungkin akan dibagi per kelas. Untuk SD kan tidak semua. Hanya kelas enam yang sudah genap 12 tahun,” sahut Renti.



  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com