Kecamatan Poigar Getol Terapkan PPKM Berskala Mikro

  • Share
Tim dari Desa Tanjung Mariri, Kecamatan Poigar turun ke jalan guna mensosialisasikan PPKM berskala mikro. (Foto dok. Pemerintah Kecamatan Poigar)

BOLMONG, PANTAU24.COM-Pemerintah kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro terhitung 1 Juni 2021 hingga 14 Juni 2021. Kali ini, penerapan PPKM berbasis mikro diterapkan di seluruh provinsi di Indonesia.

Khusus di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), salah satu kecamatan yang getol menerapkan PPKM berskala mikro adalah Kecamatan Poigar. Meski di tengah kesibukan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan, namun 20 Sangadi (kepala desa) se Kecamatan Poigar bersama Pemerintah Kecamatan dan Forkopimcam, tetap memaksimalkan upaya penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona melalui PPKM berskala mikro.

Dengan berbagai kendala dan keterbatasan, tak membuat kendor semangat pemerintah desa dan kecamatan serta forkopimcam dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
Camat Poigar, Deddy Mokodongan mengatakan, pengabdian kepada masyarakat adalah hal yg utama.

Baca Pula:  Tak Pakai Masker Dilarang Masuk Kantor BKD Bolmong

“Alhamdulillah dengan kerja keras pemerintah dan masyarakat, saat ini Kecamatan Poigar masuk kategori zona hijau penyebaran Covid-19,” kata Deddy.

Selaku pimpinan wilayah kecamatan di Bolmong yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), ia tak henti-hentinya mengimbau seluruh warga masyarakat baik yang ada di tempat maupun di luar wilayah kecamatan agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta sebisa mungkin menghindari kerumunan.

Fakta menarik dan bermanfaat
Baca Pula:  Pengunjung Pusat Perbelanjaan di Manado Wajib Rapid Test

“Dan tak kalah pentingnya adalah dengan senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar kiranya kita semua dijauhkan dari virus Covid-19 dan variannya,” sahutnya, sembari menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, teristimewa warga masyarakat yang senantiasa mendukung program-program pemerintah.

“Selain berupaya mencegah penyebaran Covid-19, mari kita tetap menjaga situasi Kamtibmas agar wilayah kita tetap aman, damai dan kondusif. Mari senantiasa kita ingat pesan leluhur kita orang Mongondow, yakni Mototompiaan, Mototabian, bo Mototanoban,” pungkasnya.



  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com