Ini Daerah di Indonesia dengan Daftar Tunggu Haji Terlama

  • Share
Ilustrasi dari Pixabay.com/Konevi

PANTAU24.COM-Pemerintah secara resmi membatalkan pemberangkatan jemaah haji 2021. Pembatalan tersebut disebabkan oleh kebijakan Arab Saudi yang tidak mengizinkan semua warga negara asing masuk ke wilayah mereka guna mencegah penularan Covid-19.

Pembatalan itu disampaikan langsung oleh Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas melalui konferensi pers daring pada Kamis 3 Juni 2021.

“Menetapkan pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 Hijriah atau 2021 Masehi bagi warga negara Indonesia yang menggunakan kuota haji Indonesia dan kuota haji lainnya,” kata Menteri.

Pembatalan pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini memperpanjang periode antrian seluruh masyarakat yang sudah mendaftar haji. Berdasarkan data resmi dari Kementerian Agama, antrian tercepat keberangkatan calon jemaah di tingkat kabupaten dan kota adalah tahun 2029. Sedangkan, yang terlama 2065.

Baca Pula:  Saudi Umumkan Ibadah Haji Tahun ini Hanya untuk Warganya

Memang terbilang cukup lama untuk menanti menunaikan ibadah haji bagi Anda yang sudah mendaftar di kabupaten dan kota. Akan tetapi jangan khawatirkan soal dana. Kemenag telah memastikan bahwa dana yang sudah disetorkan dipastikan akan tetap aman.

Fakta menarik dan bermanfaat

Berikut adalah 13 kabupaten dan kota di Indonesia yang dengan daftar tunggu haji terlama berdasarkan data Kemenag. Dengan catatan, Kemenag merilis daftar tunggu haji untuk 24 provinsi, sedangkan 10 provinsi lain dibuat paparannya berdasarkan data kabupaten/kota.

  • Kabupaten Bantaeng (2065) dengan kuota 182 dan jumlah pendaftar 8.131
  • Kabupaten Sidrap (2064) dengan kuota 250 dan jumlah pendaftar 10.752
  • Kabupaten Pinrang (2062) dengan kuota 355 dan jumlah pendaftar 14.720
  • Kabupaten Wajo (2060) dengan kuota 401 dan jumlah pendaftar 15.886
  • Kota Pare-pare (2059) dengan kuota 120 dan jumlah pendaftar 4.680
  • Kota Makassar (2058) dengan kuota dan jumlah pendaftar 42.579
  • Kabupaten Jeneponto (2058) dengan kuota 1127 dan jumlah pendaftar 42.579
  • Kota Bontang (2056) dengan kuota 143 dan jumlah pendaftar 5.084
  • Kabupaten Maros (2056) dengan kuota 309 dan jumlah pendaftar 11.098
  • Kabupaten Bone (2056) dengan kuota 742 dan jumlah pendaftar 26.529
  • Kabupaten Gowa (2056) dengan kuota 597 dan jumlah pendaftar 20.981
  • Kabupaten Soppeng (2056) dengan kuota 248 dan jumlah pendaftar 8.881
  • Kabupaten Mamuju Tengah (2055) dengan kuota 159 dan jumlah pendaftar 5.565


  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com