Pemkab Bolmut Susun Aksi Penanggulangan Stunting Tahun 2022

  • Share
Rapat penyusunan aksi 1 dan 2 penanggulangan stunting tahun 2022.
Rapat penyusunan aksi 1 dan 2 penanggulangan stunting tahun 2022.

BOLMUT, PANTAU24.COM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menggelar rapat teknis penyusunan aksi 1 dan 2 penanggulangan stunting tahun 2022.

Rapat yang dipusatkan di Kantor Dinas kesehatan (Bolmut) itu dibuka secara resmi Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmut, Asripan Nani, Selasa 2 Maret 2021.

Dalam arahannya, Asripan Nani menyampaikan pelaksanaan rapat ini merupakan awal tahapan dari serangkaian delapan tahapan aksi konvergensi penurunan stunting di Kabupaten Bolmut.

Pada aksi 1 akan menyepakati lokasi khusus (Lokus) desa-desa intervensi stunting tahun 2022.

“Sedangkan aksi 2 akan menyepakati bersama program, kegiatan dan pendanaan terhadap desa lokus,” kata Sekda.

Fakta menarik dan bermanfaat

Oleh karena itu lanjut Sekda, perangkat daerah terkait agar fokus dan mencermati setiap program/kegiatan yang nantinya dijadikan acuan dalam mendukung intervensi penanggulangan stunting di daerah lokus.

Baca Pula:  Empat Tahun Terakhir, Kasus Stunting di Bolmut Menurun Drastis

“Pahami dan cermati setiap point yang dibahas pada rapat kali ini,” ucapnya.

Asripan menjelaskan, pencegahan stunting dapat dilakukan melalui 2 hal, yakni intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif.

Intervensi gizi spesifik kata Sekda meliputi, kecukupan asupan makanan dan gizi, pemberian makanan, perawatan, pola asuh dan pengobatan infeksi/penyakit.

Sedangkan intervensi gizi sensitif sambung sekda, mencakup peningkatan akses pangan bergizi, peningkatan kesadaran, komitmen dan  praktik pengasuhan ibu dan anak, peningkatan penyediaan air bersih dan sarana sanitasi.

“Pada intervensi sensitif inilah peran dari masing-masing perangkat daerah dilakukan secara terkoordinir, terpadu dan bersama-sama  menyasar kelompok sasaran  prioritas di desa lokus,” ujar Asripan.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menyampaikan terima kasih  atas prestasi yang telah diraih pada tahun lalu dengan menjadikan kabupaten bolmut sebagai kabupaten terbaik dalam penanggulangan stunting  di provinsi Sulawesi utara (Sulut).

Baca Pula:  Dua Bulan Terakhir, PSC 119 Bolmut Layani 14 Pasien

Dimana pada tahun 2020, Kabupaten Bolmut meraih 4 penghargaan yakni, juara 1 pelaporan aksi 1 dan 2 tahun 2021, juara 1 pelaporan aksi 5-8 tahun 2022, juara 1 inovasi serta juara 1 stand terbaik.

Prestasi tersebut kata Sekda, merupakan reward dari wujud kerja keras dan komitmen bersama.

“Semoga prestasi yang kita capai tahun lalu dapat kita pertahankan dan semakin ditingkatkan pada tahun ini dan tahun yang akan datang. Tetapai kuncinya ada pada kita semua,” pungkasnya.

Diketahui, dalam rapat tersebut, Pemkab Bolmut melalui instansi terkait menghadirkan narasumber dari koordinator regional wilayah Sulawesi (Wilayah 5) Dirjen Bina Bangda Kemendagri.

Kegiatan ini juga turut dihadiri perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Dinas Sosial (Dinsos), Bappeda, Camat serta Kepala Puskesmas se Kabupaten Bolmut.

Penulis: Rinto Binolombangan



  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com