25 Persen Desa di Bolsel belum Melakukan Penginputan DTKS

  • Share
Ma'muman Daeng Patompo
Ma'muman Daeng Patompo

BOLSEL, PANTAU24.COM-Dinas sosial (Dinsos) Kabupaten Bolaang Mongongdow Selatan (Bolsel) menyebutkan 25 persen dari 81 Desa di Bolsel belum melakukan penginputan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) penerima Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2021.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinsos Bolsel Nashrudin M. Gobel melalui Kepala bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin (Dayasos- PFM). Ma’muman Daeng Patompo saat ditemui awak media ini di kantornya, Selasa 16 Februari 2021.

Baca Pula:  Ketua DPRD Bolsel Serahkan BST Beras Secara Simbolis

Menurut Patompo, akibat belum masuknya DTKS dari sejumlah Desa  membuat Dinsos Bolsel belum melakukan penginputan DTKS peneriman BST, PKH dan BPNT ke Kementrian sosial (Kemensos) RI.

Kendati demikian, pihaknya optimis penginputan DTKS diperkiran rampung akhir Maret mendatang.

“Sebab,dari informasi yang kami dapat, beberapa Desa sedang melakukan pendataan dan revisi penerima BST, PKH dan BPNT untuk diinput dalam DTKS,” ucapnya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Meskipun secara keseluruhan DTKS Tahun 2021 belum rampung, namun Dinsos setempat masih menggunakan data tahun 2020 dalam penyaluran BST, PKH dan BPNT kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) tahun ini.

Baca Pula:  Luar Biasa, Seluruh Desa di Bolsel Bakal Tersedia Layanan Internet

“Penyaluran BST, PKH dan BPNT telah kita laksanakan pada Januari dan awal Februari belum lama ini,” ujar Patompo.

Ia merinci, pada tahun 2020, jumlah penerima BST, PKH dan BPNT sebanyak 12.070 orang yang terdiri dari BST 3.954 orang, PKH 3.059 orang dan BPNT 5.057 orang.

“Dan kemungkinan angka ini akan berubah, karena bisa saja bertambah atau berkurang,” pungkasnya.

Penulis: Rinto Binolombangan



  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com