Connect with us

Bolmong Raya

Pembayaran Gaji 13 PNS Bolmong Mulai Berproses

Rio: Tergantung dari pengajuan setiap bendarara masing-masing SKPD

Published

on

BOLMONG, PANTAU24.COM-Kabar gembira bagi para ASN yang ada di lingkungan Pemkab Bolaang Mlongondow (Bolmong). Petunjuk teknis (juknis) tentang pembayaran gaji 13 telah dikeluarkan pemerintah pusat. Hal ini dibenarkan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Bolmong Rio Lombone.

“Iya, juknis untuk pembayaran gaji 13 baru saja kita terima,” kata Rio kemarin.

Menurutnya, dana pembayaran gaji 13 saat ini sudah siap. Namun pembayaran itu, tergantung dari pengajuan setiap bendarara masing-masing SKPD.

“Jika hari ini sudah ada pengajuan, sudah bisa diproses,” papar Rio.

Rio mengatakan, pencairan gaji ke 13 tergantung pengajuan dari bendahara masng-masing SKPD. Sebab proses pembayaran itu, pihaknya tinggal menunggu usulan saja.

Pencairan gaji 13 tertuang berdasarkan peraturan pemerintah RI Nomor-44 tahun 2020, tentang pemberian gaji, pensiun, tunjangan, atau penghasilan ketiga belas tahun 2020 kepada pegawai negeri sipil, prajurit TNI, anggota Kepolisian Negara RI, pegawai non PNS, dan penerima pensiun atau tunjangan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa pemberian gaji ke-13 pegawai negeri sipil ( PNS), TNI, dan Polri akan dicairkan pada Agustus mendatang. Pada tahun-tahun sebelumnya, gaji ke-13 lazimnya dicairkan kepada aparatur sipil negara (ASN) pada Juli. Gaji ke-13 ini masuk program stimulus perekonomian di masa pandemi virus corona (Covid-19).

Untuk mencairkannya, lanjut Sri Mulyani, pemerintah terlebih dulu harus merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2019 tentang Perubahan Ketiga atas PP Nomor 19 Tahun 2006 tentang Pemberian Gaji, Pensiun, atau Tunjangan Ketiga Belas kepada PNS, prajurit TNI, Polri, Pensiun, dan Tunjangan.

Penerima gaji ke-13 Sri Mulyani menegaskan, pencairan gaji ke-13 pada 2020 hanya diperuntukkan pejabat eselon III ke bawah dan setingkatnya. Kebijakan tersebut juga berlaku untuk TNI dan Polri, serta pensiunan. Artinya, pejabat negara eselon I dan II tidak memperoleh pembayaran gaji ke-13.

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Zonautara.com
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com