PERISTIWA
Pasangan Suami Istri Jawa Timur Diduga Memperdagangkan Perempuan Sumsel
Pasangan suami istri di Sidoarjo, Jawa Timur, dijerat pidana perdagangan orang, memaksa perempuan Sumsel melayani 300 pria tiap bulan.
PANTAU24.com – Pasangan suami istri di Sidoarjo, Jawa Timur, ditangkap setelah diduga memperdagangkan seorang perempuan asal Sumatera Selatan menjadi pekerja seks komersial. Dalam tindakan tersebut, korban dipaksa melayani hingga 300 pria setiap bulan, menurut laporan dari Direktorat Reserse Pelayanan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (Ditres PPA-PPO) Polda Jatim. Kedua pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jatim, Kombes Pol Ganis Setyaningrum, mengungkapkan bahwa tersangka adalah sepasang suami istri bernama ADR dari Sidoarjo dan AA dari Sukabumi. “Korban ini dipaksa oleh tersangka untuk melayani sehari minimal adalah 10 orang. Sebulan berturut-turut minimal adalah 300 kali untuk melayani,” kata Ganis pada Jumat (16/11).
Kejadian ini bermula ketika korban yang sedang mencari pekerjaan dihubungi oleh teman bernama Septa yang menawarkan pekerjaan dari pelaku. Tanpa mengetahui pekerjaan apa yang akan dilakukan, korban sepakat dan berangkat ke Surabaya, hanya untuk mendapati dirinya dijebak dan dipaksa menjadi PSK. Selama sebulan penuh, korban harus melayani pelanggan setiap hari, bahkan ketika menstruasi.
“Kalau dalam satu bulan ini tidak terpenuhi, gajinya ditunda. Harus sampai mencapai target 300,” jelas Ganis. Ganis juga menambahkan bahwa ADR memegang kendali utama dalam sindikat ini, termasuk merekrut korban serta mengatur keuangan, sedangkan AA berperan mencari tamu dengan imbalan Rp50 ribu per pelanggan.
Dari kegiatan ini, ADR menghasilkan sekitar Rp75 juta per bulan dari Februari hingga Juli 2026. Sementara AA menerima total imbalan sekitar Rp90 juta. Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 45 KUHP terkait TPPO yang diperberat dengan Pasal 420 dan 421 KUHP, dimana hukuman maksimal akan dijatuhkan oleh pihak berwenang.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.


You must be logged in to post a comment Login