PERISTIWA
IHSG Melemah ke Level 6.541 Selaras Bursa Asia
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,73% ke level 6.541 pada 11 September 2026, selaras dengan tren penurunan bursa saham Asia.
PANTAU24.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Jumat, 11 September 2026. IHSG ditutup melemah sebesar 47,96 poin atau sekitar 0,73 persen ke level 6.541,38. Ini merupakan bagian dari tren pelemahan yang juga terjadi di berbagai bursa saham Asia lainnya.
Penurunan IHSG ini turut menyeret indeks saham unggulan LQ45 yang mengalami koreksi 0,96 persen ke level 649,72. Selama sesi perdagangan, nilai transaksi harian mencapai Rp 14,28 triliun dengan volume perdagangan sejumlah 29,98 miliar lembar saham dari 1,92 juta transaksi.
Pelemahan di pasar saham domestik ini beriringan dengan kejatuhan bursa saham di kawasan Asia. Indeks Nikkei 225 di Jepang mencatat penurunan terbesar dengan penurunan 1,93 persen ke level 64.050. Sementara itu, SSE Composite China turun 1,18 persen ke level 3.888,11, diikuti Hang Seng Hong Kong yang merosot 0,80 persen ke level 24.758,5, serta Straits Times Singapura yang melemah tipis 0,03 persen ke level 5.688,17.
Pelemahan ini diperberat oleh melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang turun 0,46 persen atau 79,8 poin ke level Rp 17.609,8 pada akhir perdagangan. Sentimen eksternal dianggap berperan besar dalam pelemahan ini.
Di sisi lain, PT Djarum menunjukkan komitmen kuatnya terhadap pembangunan ekonomi Indonesia melalui ekspansi bisnis besar-besaran pada berbagai sektor. Djarum telah melakukan investasi besar di PT Global Dairi Bersama di Brebes dengan target menampung 30.000 ekor sapi, serta akuisisi senilai Rp 1,5 triliun terhadap merek Sari Wangi, dan kepemilikan mayoritas di jaringan restoran Bakmi GM.
Diolah dari laporan Kumparan.


You must be logged in to post a comment Login