PERISTIWA
ANTARA dan Basarnas Perkuat Pencarian Pewarta Foto Hilang Kontak
ANTARA dan Basarnas memperkuat pencarian lima pewarta foto hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
PANTAU24.com – Kantor Berita ANTARA tengah memperkuat koordinasi dengan Basarnas, Polda Banten, dan instansi terkait lainnya dalam upaya mencari lima pewarta foto yang hilang kontak saat sedang meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten. Perkembangan pencarian ini diungkapkan langsung oleh Direktur Utama Kantor Berita ANTARA, Benny Siga Butarbutar.
Benny menjelaskan bahwa ANTARA telah mengirimkan tim khusus yang terdiri dari personel kantor pusat dan Biro Banten untuk memastikan komunikasi dan koordinasi dalam pencarian terus berjalan. “Saat ini kami juga sudah mengirimkan tim khusus ANTARA yang merupakan gabungan dari ANTARA pusat dan Biro Banten untuk memastikan seluruh upaya komunikasi dan koordinasi berjalan terus menerus. Kami turut mendorong agar petugas bisa meningkatkan intensitas pencarian terhadap rombongan jurnalis yang belum diketahui keberadaannya hingga saat ini,” ungkap Benny di Jakarta, Selasa malam.
Salah satu pewarta yang masih dalam pencarian adalah Muhammad Bagus Khoirunas, pewarta foto ANTARA Biro Banten. Sampai dengan Selasa malam, belum ada kabar diterima dari Bagus maupun rekan-rekannya. ANTARA juga telah mendirikan posko siaga media bersama iNews dan merdeka.com untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi mengenai perkembangan pencarian.
Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menambahkan, pihaknya bersama Polairud, Basarnas, dan TNI terus melakukan pencarian gabungan sejak menerima informasi mengenai hilangnya kontak para pewarta tersebut. Namun, cuaca yang kurang bersahabat berupa gelombang tinggi dan jarak pandang yang terbatas menjadi kendala dalam operasi pencarian.
Menurut catatan ANTARA, Bagus tengah melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Senin bersama Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni selaku fotografer lepas, Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu. ANTARA berkomitmen terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dan menyampaikan informasi berdasarkan data yang terverifikasi. ANTARA juga mengimbau semua pihak untuk tidak menyebarkan informasi spekulatif.
Diolah dari laporan Antara – Top News.


You must be logged in to post a comment Login