PERISTIWA
51.591 Rumah Terdampak Gempa NTT Diverifikasi BNPB
Sebanyak 51.591 rumah terdampak gempa di NTT diverifikasi BNPB, mencakup 50,39% dari total data.
PANTAU24.com – Sebanyak 51.591 rumah atau sekitar 50,39% dari total rumah yang masuk dalam data awal terdampak gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT), telah selesai menjalani proses verifikasi dan validasi (verivali). Data ini berasal dari pemutakhiran terbaru hingga Selasa, 8 September.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyatakan bahwa dari puluhan ribu rumah yang sudah diverifikasi, terdapat 2.382 unit yang mengalami kerusakan berat, 7.276 unit rusak sedang, dan 14.177 unit rusak ringan. Selain itu, sebanyak 27.756 unit lainnya dinyatakan tidak mengalami kerusakan (TMK).
Berton menegaskan bahwa angka-angka ini bersifat dinamis karena proses verifikasi di lapangan masih terus berlangsung. “Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi rumah sesuai dengan temuan riil di lapangan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
BNPB bersama pemerintah daerah setempat saat ini tengah mempercepat pendataan. Upaya ini mencakup penyandingan data by name by address (BNBA), penanganan data ganda, serta verifikasi terhadap data tambahan atau susulan yang ditemukan selama proses berlangsung.
Selain itu, BNPB juga mendampingi pemerintah daerah dalam menyusun dokumen strategis, yakni Kajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) dan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Penyusunan dokumen ini dilakukan bersamaan dengan proses verifikasi agar peta kebutuhan pemulihan dapat segera ditentukan berdasarkan data yang akurat dan tervalidasi.
Diolah dari laporan Media Indonesia.


You must be logged in to post a comment Login