Connect with us

PERISTIWA

Purbaya Yudhi Sadewa Siap Lunasi Utang Kereta Cepat Senilai Triliunan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa siap menyelesaikan utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung melalui SMV Kementerian Keuangan.

Published

on

PANTAU24.com – Menteri Keuangan Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan kesiapan pemerintah dalam menyelesaikan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yang dikenal dengan nama Whoosh. Utang ini akan dikelola melalui mekanisme Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan. Penyerahan pengelolaan utang diperkirakan berlangsung pada pertengahan bulan ini.

“Kira-kira pertengahan bulan dikasih ke kami kan kereta cepat. Ya sudah, kita beresin. Nanti utangnya ya kita hitung, mungkin ada nanti BUMN yang di bawah Departemen Keuangan yang menangani itu,” ungkap Purbaya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Purbaya menjelaskan bahwa tidak akan ada pembayaran langsung dari Kementerian Keuangan kepada Danantara saat penyerahan kereta cepat ini. Ia menegaskan bahwa kewajiban pembayaran utang di masa depan akan ditanggung oleh SMV Kemenkeu. “Nggak ada. Itu kan dana penyertaan ekuitas dikasih ke saya, nol rupiah. Kan saya nanggung utang ke depannya. SMV saya menanggung utang ke depannya. Jadi nggak ada cost-nya buat saya,” ujarnya.

Meski tidak ada biaya pengeluaran saat penyerahan, pembayaran utang akan tetap berlangsung secara tahunan oleh perusahaan di bawah Kemenkeu yang secara khusus ditunjuk. Purbaya juga memastikan bahwa SMV tidak akan mencari investor baru karena mereka telah memiliki sumber dana yang cukup.

“Nggak, sudah ada uangnya. Sudah ada juga. Kan kalau SMV, let’s say satu perusahaan SMV aja, keuntungannya berapa sekarang? Rp 3 triliun, Rp 4 triliun setahun. Ditambah dengan operasionalnya sendiri, mungkin dapat Rp 800 miliar keuntungannya,” kata Purbaya, menegaskan keyakinannya bahwa kemampuan keuangan saat ini memadai untuk membayar utang tersebut. Namun, keputusan akhir mengenai lembaga yang akan mengelola utang ini masih dalam tahap penentuan oleh pemerintah.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Detik – Finance.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.