PERISTIWA
Wapres Tanzania Mundur Setelah Ketegangan dengan Presiden
Wapres Tanzania, Emmanuel Nchimbi, mundur setelah ketegangan dengan Presiden Samia Suluhu Hassan. Keputusan ini terjadi di tengah masa jabatan kurang dari 10 bulan.
PANTAU24.com – Wakil Presiden Tanzania, Emmanuel Nchimbi, secara mendadak mengumumkan pengunduran dirinya, kurang dari 10 bulan setelah ia dilantik. Hal ini menandai sejarah sebagai pengunduran diri pertama seorang wakil presiden di negara tersebut. Pengunduran diri ini terjadi di tengah laporan hubungan yang memburuk dengan Presiden Samia Suluhu Hassan dalam beberapa pekan terakhir.
Dalam sebuah surat singkat yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Nchimbi menyatakan bahwa ia mundur demi menghormati kehendak presiden. Pihak kepresidenan dan sumber internal kantor wakil presiden telah mengonfirmasi kabar tersebut.
Pengunduran diri Emmanuel Nchimbi terjadi setelah dia dan Samia memenangkan pemilihan presiden pada Oktober tahun lalu dengan memperoleh 98% suara. Pemilu tersebut dipenuhi sengketa dan memicu protes keras yang berakhir pada kematian setidaknya 500 orang, menurut penyelidikan resmi. Kelompok oposisi dan organisasi hak asasi manusia menuduh pemerintah melakukan tindakan keras terhadap pengunjuk rasa.
Emmanuel menyebut, “Saya telah menjadi yakin, tanpa keraguan, bahwa presiden menginginkan perubahan, dan oleh karena itu saya telah memutuskan untuk memenuhi janji saya,” merujuk pada janji kepada Samia tentang kesediaannya untuk mundur jika diinginkan sang presiden. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada presiden, partai penguasa Chama Cha Mapinduzi (CCM), dan rakyat Tanzania atas dukungan mereka.
Ketegangan antara Nchimbi dan Samia diduga dipicu oleh pernyataan kontroversial Nchimbi baru-baru ini, di mana ia mendesak rakyat untuk memperjuangkan konstitusi baru dan mengaitkannya sebagai solusi untuk mengatasi ketidakadilan dan memperkuat demokrasi. Sebelumnya, Nchimbi mempunyai latar belakang kuat dalam politik Tanzania, termasuk sebagai mantan Sekretaris Jenderal CCM dan Duta Besar.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.


You must be logged in to post a comment Login