PERISTIWA
Menteri Pertanian Bongkar Aksi Curang Bisnis Beras Rp 89 Triliun
Menteri Pertanian Amran Sulaiman ungkap praktik curang bisnis beras, masyarakat rugi Rp 89 triliun.
PANTAU24.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap tindakan curang dalam distribusi beras fortifikasi yang merugikan masyarakat hingga Rp 89,19 triliun. Praktik ini melibatkan penjualan beras yang mengklaim mengandung gizi tertentu, namun hasil pemeriksaan menyatakan sebaliknya.
Amran menjelaskan bahwa beras fortifikasi seharusnya mengandung vitamin dengan mencampurkan beras analog. Namun, pemeriksaan dari empat laboratorium menemukan bahwa 90% sampel tidak sesuai klaim. Kondisi ini mengakibatkan beras dijual dengan harga jauh di atas harga normal, mencapai Rp 56.000 per kilogram, padahal seharusnya Rp 13.000.
“Harga beras 90% itu tidak benar dan dijual, jadi harusnya ini harga barang, Rp 13.000, tapi dijual Rp 20.000. dijual ada yang Rp 56.000,” kata Amran dalam rapat dengan Komisi IV DPR di Jakarta.
Pemerintah tengah mengumpulkan data dan hasil pemeriksaan untuk diteruskan ke penegak hukum dan Satgas Pangan. “Nah, insyaallah mungkin minggu ini, minggu depan, selesai semua prosesnya, kami kirim ke penegak hukum,” tambahnya.
Pihak berwenang juga mempertimbangkan pencabutan izin produk yang bermasalah. Amran menegaskan, tindakan tegas akan diambil untuk memastikan pelanggaran tersebut teratasi dan tidak terulang kembali.
Diolah dari laporan Detik – Finance.


You must be logged in to post a comment Login