PERISTIWA
Emas dan Tabungan Bank: Mana Lebih Menguntungkan?
Perbandingan antara investasi dalam bentuk emas dan tabungan bank untuk menentukan mana yang lebih menguntungkan.
PANTAU24.com – Menyimpan uang bukan hanya soal keamanan, tetapi juga mempertahankan nilainya seiring waktu. Perbandingan antara investasi emas dan menyimpan di tabungan bank memiliki perbedaan signifikan yang perlu dipertimbangkan para nasabah. Kedua opsi ini bergantung pada tujuan keuangan masing-masing individu.
Untuk mereka yang memerlukan dana cair dan cepat, tabungan bank merupakan pilihan yang praktis. Sebaliknya, emas lebih dipilih untuk jangka panjang lantaran berpotensi meningkatkan nilai meski tetap ada risiko perubahan harga. Contohnya, pada 14 Agustus 2026, harga emas batangan Antam tercatat Rp2.664.000 per gram sebelum pajak, menunjukkan tingginya nilai emas saat itu.
Tingkat suku bunga juga berperan dalam keuntungan menyimpan uang di bank. Pada Mei 2026, Bank Indonesia menaikkan BI-Rate menjadi 5,25 persen, yang menjadi acuan suku bunga di pasar. Kredit cepat dan aksesibilitas tinggi menjadi daya tarik bank, tapi bunga relatif kecil dan inflasi dapat menggerus daya beli, dengan inflasi Indonesia pada Juli 2026 mencapai 2,88 persen tahunan.
Emas memiliki daya tarik tersendiri sebagai aset penyimpan nilai. Masyarakat dapat memulai investasi dalam jumlah kecil, seperti 0,5 gram dengan harga Rp1.382.000 per 14 Agustus 2026. Namun, keuntungan emas berasal dari naik-turunnya harga, bukan dari bunga—ini berbeda dengan produk tabungan bank yang punya risiko tergerus inflasi.
Sederhananya, memilih antara emas dan tabungan bank bergantung pada kebutuhan finansial individu, apakah untuk keperluan mendesak atau investasi nilai jangka panjang. Seperti menggagas investasi ke dalam portofolio, diversifikasi aset sangat disarankan untuk meminimalkan risiko.
Diolah dari laporan Antara – Ekonomi.


You must be logged in to post a comment Login