PERISTIWA
Pertamax vs Pertalite: Menilik 5 Keunggulan Utama
Pertamax dengan RON 92 lebih unggul dibanding Pertalite dalam mencegah knocking dan mendukung kinerja mesin tertentu.
PANTAU24.com – Pemilihan bahan bakar minyak (BBM) sangat penting bagi pemilik kendaraan di Indonesia, agar mesin dapat bekerja optimal. Di antara BBM yang populer adalah Pertamax dan Pertalite, yang memiliki perbedaan mendasar pada Research Octane Number (RON). Pertamax memiliki RON 92, sementara Pertalite memiliki RON 90, menjadikannya lebih sesuai untuk kendaraan yang memerlukan oktan tinggi.
Angka oktan menunjukkan kemampuan bahan bakar dalam menahan pembakaran tak terkendali atau knocking di dalam mesin, dimana hal ini dapat mengganggu kinerja mesin dan berdampak buruk jika terjadi terus-menerus. Dengan demikian, apa sajakah kelebihan Pertamax dibandingkan Pertalite?
1. Pertamax lebih mampu mencegah knocking, dengan RON 92 yang lebih tinggi dibandingkan RON 90 pada Pertalite, menjaga proses pembakaran sesuai dengan kebutuhan mesin, terutama bagi kendaraan berakomodasi tinggi atau yang direkomendasikan menggunakan RON 92.
2. Pertamax merupakan pilihan tepat untuk kendaraan dengan kebutuhan oktan tinggi, termasuk beberapa kendaraan teknologi mesin modern. Pemilihan BBM yang sesuai dapat mencegah risiko knocking dengan menggunakan bahan bakar yang direkomendasikan oleh pabrikan.
3. Pertamax berpotensi membantu menjaga performa mesin dengan membantu pembakaran yang sesuai kebutuhan mesin, mendukung respons kendaraan saat berakselerasi, meskipun tidak serta merta meningkatkan tenaga mesin.
4. Dinilai dapat mendukung efisiensi bahan bakar, khususnya pada kendaraan yang memang dirancang untuk RON 92; Pertamax memungkinkan mesin bekerja lebih efisien sesuai desainnya. Namun, perlu diperhatikan aspek lain yang mempengaruhi konsumsi BBM seperti kondisi mesin dan gaya berkendara.
5. Dukungan terhadap teknis mesin oleh Pertamax tidak hanya soal angka oktan, namun relevansinya dengan rancangan dan spesifikasi mesin kendaraan.
Diolah dari laporan Antara – Ekonomi.


You must be logged in to post a comment Login