PERISTIWA
Letjen TNI Ariyo Windutomo Ditunjuk sebagai Plt Kepala Staf Kepresidenan
Letjen TNI Ariyo Windutomo resmi ditunjuk Presiden Prabowo sebagai Plt Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
PANTAU24.com – Presiden Prabowo Subianto mengangkat Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang kini menyandang status tersangka. Keputusan ini diumumkan pada Rabu (4/11), bersamaan dengan pemberhentian resmi Listyo Sigit dari jabatannya sebagai KSP.
Menurut Mensesneg Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, keputusan ini diambil sebagai respon terhadap kasus penyadapan yang melibatkan Listyo Sigit, termasuk terhadap Presiden Prabowo. “Oleh karena itu kami sampaikan pagi ini Presiden telah menandatangani Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dalam kapasitas beliau sebagai Kepala KSP dan selanjutnya Presiden menunjuk pelaksana tugas untuk sementara, beliau tunjuk Letjen Ariyo Windutomo,” jelas Prasetyo.
Letjen TNI Ariyo Windutomo sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) saat ditunjuk sebagai Plt KSP. Ariyo adalah lulusan Akademi Militer angkatan 1996 dan satu angkatan dengan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi. Selama karier militernya, Ariyo dikenal sebagai teknokrat militer dengan berbagai posisi strategis di Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
Posisi strategis yang pernah dijabat Ariyo antara lain Analis Madya Biro Kepegawaian, Kepala Bagian Kepegawaian Kemenhan, dan Kepala Biro Umum Setjen Kemhan di mana ia dipromosikan menjadi Brigadir Jenderal pada 2022. Di lapangan, Ariyo juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kodim 0508/Depok pada 2011/2012 dan bertugas di Staf Teritorial Kodam XVII/Cenderawasih.
Keputusan untuk mengangkat Ariyo menegaskan kepercayaan Presiden Prabowo pada kemampuannya untuk memimpin KSP sementara kasus Listyo Sigit diselesaikan. Pengalaman dan latar belakang Ariyo yang beragam diyakini dapat mendukung tugas barunya.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.


You must be logged in to post a comment Login