PERISTIWA
Protes Siswa di Prancis, 41 Sekolah Diblokade
Protes siswa di Prancis kian memanas dengan blokade di 41 sekolah, protes menyoroti biaya hidup dan kondisi pendidikan.
PANTAU24.com – Protes siswa sekolah menengah di Prancis semakin memanas dengan tindakan blokade yang dilakukan di 41 sekolah atau sekitar 1% dari total sekolah di negara tersebut. Aksi ini berlangsung pada Senin (2/11) setelah para siswa kembali dari liburan dua minggu. Blokade terjadi di beberapa kota seperti Paris, Marseille, dan Rennes, menurut laporan media setempat yang dikutip dari Reuters.
Kementerian Pendidikan Prancis menyatakan, “Sekitar 41 sekolah menengah atau 1% dari total sekolah di seluruh negeri telah diblokade.” Aksi ini merupakan kelanjutan dari protes yang dimulai di pinggiran kota Paris pada bulan September lalu dan kini telah menyebar ke seluruh negara.
Sebagai reaksi dari kondisi ini, Menteri Pendidikan Edouard Geffray mengatakan kepada stasiun radio France Inter bahwa upaya blokade tersebut sangat marginal dan hanya melibatkan segelintir sekolah. “Dalam hal blokade atau lebih tepatnya, upaya blokade dan fenomena ini sangat marginal. Kita hanya berbicara tentang segelintir unit, beberapa sekolah individual,” ujarnya.
Protes yang meluas ini, selain memfokuskan pada isu pendidikan, juga menyoroti keluhan mengenai biaya hidup, melibatkan serikat pekerja dan aktivis, dan kadang-kadang berujung pada kekerasan. Gelombang protes yang disebut “Generasi Z” ini tidak hanya terjadi di Prancis, tetapi juga di negara-negara Eropa lain seperti Jerman, Italia, Belgia, dan Albania.
Para siswa menuntut renovasi sekolah yang sudah tua, penambahan guru, lebih banyak tempat di universitas, dan diakhirinya sistem penerimaan yang dianggap tidak adil secara sosial. Bulan lalu, protes di negara ini sempat berubah menjadi bentrokan dengan aparat berwenang, menambah tantangan bagi pemerintahan Presiden Emmanuel Macron.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.


You must be logged in to post a comment Login