Connect with us

PERISTIWA

Pemprov DKI Jakarta Minta Maaf Atas Keterlambatan KJMU

Pemprov DKI Jakarta meminta maaf atas keterlambatan pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Tahap II 2026.

Published

on

PANTAU24.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pencairan bantuan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2026. Pencairan yang seharusnya dilakukan pada 30 Oktober 2026 ini ditunda akibat verifikasi data penerima yang sesuai dengan ketentuan baru.

Pencairan KJMU Tahap II 2026 awalnya dijadwalkan setelah penetapan penerima melalui Keputusan Gubernur antara 23-29 Oktober 2026. Namun, hingga kini, bantuan pendidikan tersebut belum disalurkan kepada penerima, mengakibatkan ketidaknyamanan di kalangan mahasiswa.

“Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya para penerima manfaat KJMU atas perubahan waktu pencairan bantuan Tahap II Tahun 2026,” kata Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim di Jakarta, Minggu (1/11/2026).

Keterlambatan ini disebabkan oleh proses verifikasi data penerima yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan Peraturan Gubernur Nomor 20 Tahun 2026 tentang Bantuan Biaya Peningkatan Mutu Pendidikan. “Langkah ini dilakukan untuk memastikan penerima KJMU benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Chico.

Selain itu, Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga terus berkoordinasi dengan perguruan tinggi untuk memastikan tidak ada kendala administrasi bagi mahasiswa penerima. Apabila tidak ada hambatan, pencairan KJMU Tahap II Tahun 2026 diperkirakan mulai dapat dilakukan pada 6 November 2026. “Kami memahami bahwa bantuan KJMU memiliki arti penting dalam menunjang keberlangsungan pendidikan para mahasiswa,” tambahnya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Liputan 6.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.