Connect with us

PERISTIWA

Menteri PU Ungkap Kendala Bendung Belanda di Kali Angke

Menteri PU Dody Hanggodo mengungkap masalah pada bendung peninggalan Belanda di Kali Angke sebagai antisipasi banjir.

Published

on

PANTAU24.com – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melakukan peninjauan langsung ke Kali Angke sebagai persiapan menghadapi potensi banjir saat musim hujan yang diperkirakan mulai akhir tahun ini. Peninjauan ini dilakukan bersama jajaran Kementerian Pekerjaan Umum, Gubernur Banten Andra Soni, Walikota Tangerang Sachrudin, dan Wakil Ketua DPRD Tangerang Selatan Maria Teresa Suhardja. Mereka menyusuri aliran kali sepanjang 3,5 kilometer.

“Sebetulnya pekerjaan sudah dimulai. Saya hari ini hadir, datang, ingin melihat dengan mata kepala sendiri masalahnya apa sih gitu. Karena kan saya sudah dapat informasi dari Pak Dirjen, dari teman-teman Balai,” ujar Dody usai menyusuri Kali Angke, Jumat (30/10/2026).

Dari peninjauan tersebut, ditemukan permasalahan pendangkalan dan penyempitan sungai akibat penumpukan sampah dan padatnya permukiman di tepi kali. “Menurut saya sih lumayan parah ya. Karena kalau dibiarkan akhirnya kan makin menyempit,” jelas Dody.

Dody menjelaskan bahwa pengerukan dan pendalaman sudah dilakukan untuk mencegah banjir. Ia juga menginstruksikan agar penghentian penyempitan sungai diprioritaskan. “Jadi sementara ini teman-teman baru bicara mengenai pendalaman. Sepertinya belum berpikir masalah penyempitan,” lanjutnya.

Selain masalah sungai, aliran Kali Angke juga terhambat oleh struktur lama peninggalan bendung zaman Belanda di bawah jembatan pelintasan warga di Kembangan, Jakarta Barat. Tanpa blueprint struktur tersebut, rencana pembongkaran akan dilaksanakan pasca pemasangan jembatan Bailey sementara. “Masalahnya ini kan bendung zaman Belanda gitu loh. Kita nggak punya blueprint-nya juga,” ungkap Dody.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Detik – Finance.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.