Connect with us

PERISTIWA

Streeting Peringatkan Publik untuk Siap Hadapi Gangguan Rantai Pasok

Wes Streeting memperingatkan publik untuk mempersiapkan diri menghadapi gangguan rantai pasok akibat ancaman siber atau darurat iklim.

Published

on

PANTAU24.com – Masyarakat dan pelaku usaha perlu memikirkan cara menghadapi bencana alam, serangan siber, atau terorisme yang disponsori negara, menurut Menteri Pertahanan Inggris, Wes Streeting. Streeting memperingatkan bahwa masyarakat perlu lebih waspada terhadap risiko yang mengancam Inggris dan membuat rencana untuk mengatasinya.

Pemerintah memulai “percakapan nasional tentang ketahanan” untuk meningkatkan kesadaran, termasuk saran bagi rumah tangga untuk menyimpan persediaan makanan, air botol, dan perlengkapan P3K. Streeting mengungkapkan bahwa insiden siber, seperti celah keamanan kritis yang baru-baru ini ditemukan dalam bahasa pemrograman yang mendukung banyak internet, akan terjadi “semakin sering”.

Berbicara di program BBC One’s Question Time, Streeting mengatakan Inggris menghadapi ancaman yang lebih besar daripada yang pernah ada dalam hidupnya. Mengomentari tantangan sehari-hari yang dihadapi rumah tangga, ia menyebutkan kebakaran hutan musim panas dan banjir yang diperkirakan terjadi musim dingin ini.

Streeting menekankan pentingnya persiapan menghadapi “serangan siber yang semakin canggih” terhadap bisnis atau gangguan rantai pasok akibat “aktor negara yang bermusuhan atau teroris”. Ia merujuk pada celah keamanan kritis dalam bahasa pemrograman PHP yang memaksa organisasi di seluruh dunia untuk memperbarui sistem mereka.

Pemerintah berharap dapat meningkatkan kesiapan Inggris menghadapi keadaan darurat, seperti kejadian cuaca ekstrem yang semakin mungkin terjadi atau serangan siber oleh negara bermusuhan. Insiden semacam itu dapat membuat publik tanpa akses ke layanan sehari-hari seperti air ledeng, telepon, dan internet. Kampanye “Be Ready” mendorong rumah tangga untuk menyimpan persediaan untuk bertahan selama tiga hari.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan BBC News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.