PERISTIWA
Pertamina Kerahkan Oil Boom di Sekitar KMP Batumandi untuk Mitigasi Kebakaran
PTK pasang oil boom di sekitar KMP Batumandi di Selat Sunda untuk mitigasi kebakaran dan mencegah pencemaran laut.
PANTAU24.com – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) mengerahkan tim tanggap darurat dari Operasional Marine Tanjung Sekong dan Marine Tanjung Gerem untuk menangani kebakaran pada Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di perairan Selat Sunda. PTK mengambil langkah antisipatif dengan memasang oil boom untuk mencegah potensi tumpahan bahan bakar minyak yang bisa mencemari laut di sekitar KMP Batumandi.
Menurut Vice President Legal & Relations PTK Amran Reza, penggunaan oil boom ini bertujuan membatasi penyebaran tumpahan dan melindungi area sensitif di lokasi kejadian dengan cara mengelilingi kapal tersebut. “Kami turut prihatin dengan insiden yang terjadi di Selat Sunda. Berdasarkan koordinasi dengan pihak berwenang dan mengingat lokasi dekat dengan operasional PTK, tim kami bersiaga dan merespons di tempat sejak Selasa (20/10) sore hingga sekarang,” ungkap Amran dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/10/2026).
Amran menjelaskan bahwa langkah ini merupakan upaya mitigasi untuk menangani potensi ceceran bahan bakar sehingga tidak menyebar ke area di luar badan kapal selama proses penanganan. Langkah tersebut juga bagian dari implementasi standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) PTK, menunjukkan komitmen nyata perusahaan dalam melindungi lingkungan maritim.
Tim PTK telah disiagakan dengan perlengkapan yang meliputi 11 Oil Boom tipe permanen sepanjang total 265 meter, 4 Oil Boom tipe Sea Boom, serta Personel Oil Spill Response. Selain itu, kapal tug boat beserta kru serta kru marine dan kru kapal lainnya juga sudah ditempatkan. Fokus sinergi tim gabungan ini adalah pada pemadaman badan kapal, pengawasan stabilitas oil boom, serta menjaga kesiagaan armada dan personel di lokasi.
“Kesiapsiagaan dan aspek HSSE adalah wujud komitmen PTK untuk menjaga sektor kemaritiman. PTK menghargai gerak cepat berbagai otoritas maritim dan instansi terkait yang memungkinkan evakuasi penumpang dan kru kapal berjalan lancar, serta upaya pemulihan di lokasi berjalan aman dan terpadu,” tambah Amran.
Diolah dari laporan Detik – Finance.


You must be logged in to post a comment Login