Connect with us

PERISTIWA

Peregangan Tidak Memperpanjang Otot, Ini Kata Ahli

Peregangan meningkatkan fleksibilitas dan jangkauan gerak tetapi tidak memperpanjang otot, menurut para ahli.

Published

on

PANTAU24.com – Banyak orang beranggapan bahwa peregangan dapat memperpanjang otot. Namun, para ahli menyatakan bahwa peregangan rutin membantu menjaga fleksibilitas, mendukung mobilitas, dan memperluas jangkauan gerak yang sebenarnya terkait erat dengan perubahan sistem saraf, bukan panjang otot fisik.

Menurut para terapis fisik, meskipun peregangan meningkatkan fleksibilitas, hal tersebut lebih terkait dengan peningkatan toleransi terhadap peregangan dan perubahan respons sistem saraf, bukannya otot yang memanjang. “Saat Anda merenggangkan tubuh secara teratur, sistem saraf Anda menjadi lebih toleran terhadap ketegangan,” kata Alex McRobbie, Doktor Terapi Fisik.

Ketika otot dan jaringan sekitarnya diregangkan, sinyal sensorik mencatat peningkatan ketegangan. Dokter Terapi Fisik Kaylee LeCavalier menambahkan bahwa peningkatan jangkauan gerak lebih berasal dari cara sistem saraf mempersepsikan dan merespons regangan tersebut.

Peregangan memiliki dua jenis utama, yakni statis dan dinamis. Peregangan dinamis dilakukan sebelum berolahraga, sedangkan peregangan statis setelah berolahraga. Dhara Shah, terapis fisik bersertifikat, mengatakan “Aturan umumnya adalah menggunakan peregangan dinamis sebelum berolahraga dan peregangan statis setelah berolahraga.”

Untuk mendapatkan manfaat optimal, para ahli menyarankan untuk melakukan peregangan dua hingga tiga kali seminggu dan mengombinasikannya dengan latihan beban. Namun, disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis jika mengalami nyeri atau memiliki riwayat cedera sebelum memulai rutinitas peregangan.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.