Connect with us

PERISTIWA

Kebocoran Pipa Menyebabkan Semburan Air 2 Meter di Tol Dupak Surabaya

Kebocoran pipa Petrokimia menyebabkan semburan air setinggi 2 meter di Tol Dupak Surabaya, kini mulai mengecil setelah penutupan dan perbaikan.

Published

on

PANTAU24.com – Semburan air setinggi hampir 2 meter muncul di sisi timur Tol Dupak-Banyu Urip, Jalan Dupak Rukun, Kecamatan Krembangan, Surabaya pada Selasa, 13 Oktober 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya menduga bahwa semburan air ini berasal dari pipa milik PT Petrokimia yang mengalami kebocoran.

Ketua Tim Kerja Operasional Kedaruratan BPBD Surabaya, Arif Sunandar, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai insiden tersebut pada pukul 10.44 WIB. Tim kemudian segera menuju lokasi untuk menangani situasi itu. “Yang ditemukan bukan semburan lumpur ya, melainkan pipa milik Petrokimia yang berdiameter sekitar 800 sentimeter ini pecah dan menyemburkan air, jadi lumayan hampir 2 meter semburannya,” ujar Arif kepada wartawan.

Arif menambahkan bahwa setelah pihak PT Petrokimia menutup aliran pipa, semburan air mulai mengecil. Perbaikan terus dilakukan oleh petugas bersama dengan pihak terkait untuk mengurangi debit air yang keluar. “Untuk perkembangan saat ini semburan ini sudah mengecil, karena memang dari teman-teman Petrokimia ini sedang dilakukan perbaikan bersama dengan teman-teman DSDABM Kota Surabaya, jadi ada penutupan yang saat ini sudah dilakukan, sehingga debit air yang mengalir ke sini sudah semakin kecil dan semburan juga semakin mengecil,” lanjutnya.

BPBD Surabaya bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya juga menyiapkan kanalisasi untuk mempersempit area semburan. Rencana kanalisasi ini mencakup pembuatan pembatas berukuran 3 x 3 meter guna mengkuras air sebelum pipa bocor bisa ditambal. “Jadi yang pertama memang akan dilakukan semacam kanalisasi, ya, kayak mempersempit ruang. Jadi rencana 3 meter kali 3 meter di sekitar ini akan dibendung airnya, sehingga nanti pada saat pengerjaan di dalam bendungan yang 3×3 meter ini nanti air akan dikuras keluar dan pelaksanaan penambalan akan dilakukan,” jelas Arif.

Kepala BPBD Surabaya, Irvan Widyanto, menjelaskan bahwa sekarang ini semburan air telah mengecil, hanya menyisakan gelembung-gelembung air. Timnya bersama DSDABM masih melakukan penanganan dengan bantuan dua alat berat ekskavator. “Genangan air yang berada di seputaran tanggul dilakukan penyedotan, yang selanjutnya akan dilakukan pencarian titik pipa yang bocor untuk dikerjakan pada malam hari ini,” kata Irvan.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Kumparan.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.