Connect with us

PERISTIWA

Ekspor Kopi RI Digenjot, Petani Diharap Sejahtera

Ketua AEKI dorong upaya peningkatan produktivitas petani kopi yang masih rendah agar ekspor kopi RI semakin meningkat.

Published

on

PANTAU24.com – Produktivitas petani kopi yang masih rendah disebut Ketua Harian BPP Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI), Sujonsen, sebagai tantangan bagi Indonesia dalam meningkatkan ekspor kopi. Saat ini, produksi petani kopi di Indonesia baru mencapai 700-800 kilogram per hektare, sementara Vietnam sudah mencapai 2 ton dan Brazil 1,5 ton per hektare.

AEKI mendorong kerja sama pemerintah, pelaku usaha, dan petani untuk meningkatkan produktivitas melalui perbaikan bibit, pemupukan, peremajaan, dan proses panen. Kepastian harga juga penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan menarik minat mereka menanam kopi.

Terkait ekspor, Jepang menjadi pasar kopi premium Indonesia yang potensial, namun harus memenuhi aturan “food safety”. Di sisi lain, pasar Uni Eropa yang menerapkan European Union Deforestation Regulation (EUDR) menjadi tantangan untuk memasuki pasar Eropa.

Selengkapnya simak dialog Bunga Cinka dengan Ketua Harian BPP AEKI, Sujonsen, dalam acara Squawk Box di CNBC Indonesia pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

Fakta menarik dan bermanfaat
⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.