Connect with us

PERISTIWA

100 Hari Pertama Direksi BEI 2026: Fokus pada Integritas dan Likuiditas

Direksi BEI 2026 memulai 100 hari pertama dengan fokus pada integritas dan likuiditas pasar, mengimplementasikan inisiatif dalam Master Plan.

Published

on

PANTAU24.com – Sejak dilantik pada 29 Juni 2026, Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026–2030 telah menghadap tantangan besar dalam memperkuat integritas dan likuiditas pasar. Memasuki 100 hari pertama, berbagai inisiatif strategis yang terdapat dalam Master Plan BEI 2026–2030 mulai direalisasikan.

Fokus utama dalam masa awal ini adalah peningkatan kualitas dan transparansi pasar. Salah satu langkahnya adalah penyempurnaan metodologi High Shareholding Concentration dengan penambahan price impact ratio untuk saham berkapitalisasi di atas Rp5 triliun. Selain itu, penyesuaian dilakukan dengan penurunan batas minimum harga saham dari Rp50 menjadi Rp1 dan penyesuaian batasan auto rejection.

Menurut Prof. Eduardus Tandelilin dari Universitas Gadjah Mada, arah kebijakan Direksi baru sudah tepat. “Arah kebijakan Direksi baru BEI sudah berada di jalur yang benar karena titik berangkatnya tepat. Yang dibutuhkan pasar saat ini adalah penguatan kredibilitas dan kualitas pasar,” ujarnya.

BEI juga memperluas instrumen investasi dengan menghadirkan ETF Emas dan mekanisme Intraday Short Selling. Di sisi lain, persyaratan keuangan dan fundamental bagi emiten diperketat, termasuk penerapan Free Float minimum 15%.

Langkah ini meningkatkan jumlah investor menjadi 32 juta orang dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas partisipasi investor. Peluncuran IDX Green Equity Designation juga ditujukan untuk meningkatkan akses perusahaan terhadap pendanaan hijau. Transformasi ini bertujuan untuk memastikan pertumbuhan BEI yang tidak hanya besar secara ukuran tetapi juga unggul dalam kualitas dan integritas.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.