PERISTIWA
Jembatan Besilam di Langkat Sumut Tak Bisa Dilalui Akibat Banjir
Banjir melanda dua kecamatan di Langkat, Sumatra Utara, mengakibatkan Jembatan Besilam tak bisa dilalui sementara.
PANTAU24.com – Dua kecamatan di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, yakni Kecamatan Wampu dan Kecamatan Kuala, dilanda banjir pada Senin (5/10/2026). Banjir ini terjadi akibat curah hujan yang tinggi di bagian hulu sungai, mengakibatkan debit air meningkat dan meluapnya sungai.
Kabid Penanganan Darurat Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menyatakan bahwa banjir di dua kecamatan tersebut sudah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. “Telah terjadi bencana banjir di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Wampu dan Kecamatan Kuala, yang disebabkan tingginya curah hujan di hulu sungai,” ungkap Sri Wahyuni pada Selasa (6/10).
Banjir yang melanda Desa Besilam Bukit Lembasa di Kecamatan Wampu turut berdampak pada terganggunya akses warga, di mana Jembatan penghubung Dusun 1 Besilam/BL tidak dapat dilalui untuk sementara. Di Kecamatan Kuala, kondisi serupa dilaporkan terjadi dan saat ini penanganan sedang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat bersama petugas kebencanaan.
Hingga Selasa (6/10), belum ada laporan mengenai korban jiwa atau warga yang mengalami luka. Data mengenai jumlah warga yang harus mengungsi masih dalam proses pendataan. Pemerintah Kabupaten Langkat telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan asesmen ke sejumlah lokasi terdampak, dengan penyiagaan tim BPBD Kabupaten Langkat di lokasi untuk evakuasi bila diperlukan.
BPBD Sumut terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Langkat untuk menangani dan memantau kondisi di wilayah terdampak banjir. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan meningkatnya debit air, terutama bila hujan kembali mengguyur wilayah hulu.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.


You must be logged in to post a comment Login