PERISTIWA
BI Dukung Pembayaran Antarnegara, China Siap Impor Batu Bara AS
BI memperluas pembayaran antarnegara melalui QRIS, sementara China berkomitmen untuk impor batu bara dari AS.
PANTAU24.com – Bank Indonesia (BI) sedang menggiatkan upaya untuk mendorong percepatan ekonomi dan keuangan digital lintas negara dengan memperluas sistem pembayaran menggunakan QRIS, pembayaran berbasis wajah, dan transaksi mata uang lokal. Sementara itu, China menyatakan komitmen untuk mengimpor batu bara dari Amerika Serikat sebanyak 10 juta metrik ton untuk tahun 2027 dan 2028.
Bank Indonesia, melalui inisiatif strategisnya, bertujuan untuk memudahkan interkoneksi sistem pembayaran ritel hingga skala regional. BI telah menggandeng empat negara ASEAN dan India dengan menggunakan infrastruktur BI-Fast. Transaksi menggunakan Local Currency Transaction (LCT) oleh Indonesia juga mengalami peningkatan signifikan, dengan nilai mencapai USD 49,4 miliar pada periode Januari-Agustus 2026.
Dari sisi hubungan dagang internasional, Beijing telah menyepakati impor sedikitnya 10 juta metrik ton batu bara dari Amerika Serikat. Kesepakatan ini menjadi sinyal positif dalam meredakan ketegangan perdagangan antara kedua negara. Kesepakatan tersebut dicapai dalam kerangka Dewan Perdagangan AS-China dan mencakup penerapan tarif preferensial untuk komoditas non-sensitif senilai USD 30 miliar.
Pengurangan hambatan tarif akan berlaku bagi berbagai produk ekspor AS, termasuk komoditas pertanian dan alat medis, serta barang konsumen dari China, seperti peralatan rumah tangga dan mainan anak. Kedua negara juga sepakat untuk membentuk Dewan Investasi guna menangani isu rantai pasok mineral kritis dan merencanakan dialog terkait kecerdasan buatan pada bulan November mendatang.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama ekonomi kedua negara serta memperkuat hubungan perdagangan yang saling menguntungkan.
Diolah dari laporan Kumparan.


You must be logged in to post a comment Login