PERISTIWA
Bupati Boltara Ditangkap KPK, PDIP Menanti Laporan Resmi
Bupati Boltara, Sirajudin Lasena, ditangkap KPK, PDIP menunggu laporan resmi untuk menentukan tindakan selanjutnya.
PANTAU24.com – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena, ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT). DPP PDIP menunggu laporan resmi dari KPK untuk menentukan langkah lebih lanjut. “Saya baca di berita media. Tapi pasti akan mengambil tindakan sambil menunggu laporan (lebih lanjut) kalau sudah seperti OTT seperti itu sih ya,” kata Ketua DPP PDIP Andreas Hugo di gedung DPR, Selasa (22/9/2026).
Andreas menegaskan bahwa partai PDIP mengikuti secara seksama perkembangan kasus yang menjerat Bupati Sirajudin. “Iya (masih mantau kasusnya),” ujarnya.
Penangkapan tersebut dilakukan pada Senin (21/9), dan menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, ada 14 orang yang diamankan dalam operasi ini. “Di mana dalam peristiwa tangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah total 14 orang, yakni 5 orang diamankan di Jakarta, salah satunya adalah Bupati Bolaang Mongondow Utara atau Bolmut,” ujar Budi kepada wartawan.
Sementara itu, dari 14 orang yang ditangkap, empat orang berada di Jakarta bersama Bupati, delapan orang di Bolaang Mongondow Utara, dan satu orang di Gorontalo. “Lima orang diamankan di Jakarta, salah satunya adalah Bupati Bolaang Mongondow Utara atau Bolmut, salah satu kabupaten di wilayah Sulawesi Utara. Kemudian, delapan orang diamankan di wilayah Sulawesi Utara, di antaranya di Kabupaten Bolmut itu sendiri, dan satu orang lainnya diamankan di wilayah Gorontalo,” ungkap Budi.
Operasi ini terkait dugaan suap proyek jalan di wilayah Sulawesi Utara. PDIP terus mengikuti kasus ini hingga ada keputusan lebih lanjut dari lembaga penegak hukum.
Diolah dari laporan Detik – Berita.


You must be logged in to post a comment Login