Connect with us

PERISTIWA

Abdul Mu’ti Klarifikasi Soal Papan Interaktif SD di NTT

Abdul Mu’ti klarifikasi video SD di NTT soal Papan Interaktif Digital yang tidak berfungsi akibat ketiadaan listrik.

Published

on

PANTAU24.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti memberikan klarifikasi terkait sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang viral karena menerima Papan Interaktif Digital (IFP) namun tidak berfungsi akibat ketiadaan listrik. Ia menegaskan bahwa video yang viral itu kurang akurat.

Mu’ti menyatakan pada rapat kerja Komisi X DPR RI bahwa video yang beredar di media sosial menunjukkan kelas yang IFP-nya memang tidak berfungsi. “Khusus berita yang viral, tentang sebuah SD negeri di NTT itu sesungguhnya yang beredar di media sosial itu tidak akurat. Karena sebenarnya SDN itu memiliki beberapa ruang kelas, yang lainnya masih berfungsi,” katanya.

Mu’ti menjelaskan bahwa pemerintah memiliki empat komitmen dalam program digitalisasi sekolah, yaitu pemberian IFP, pelatihan guru, pemberian laptop, dan akses jaringan. Ia menambahkan bahwa untuk daerah yang belum memiliki internet, bantuan akan diberikan melalui layanan internet berbasis satelit, sedangkan untuk daerah tanpa listrik, akan dilakukan pemasangan panel surya atau pembangunan jaringan baru bersama PLN.

Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana menyinggung soal SDN Mboeng yang menerima smart board tetapi tidak memiliki listrik. Ia menyayangkan bahwa perangkat tidak terpakai bisa cepat rusak.

Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Moch. Salim Somad, menambahkan bahwa SDN Mboeng akan menjalani revitalisasi dan berdasarkan data pokok pendidikan, sekolah ini tercatat memiliki sumber listrik sehingga bisa menerima bantuan perangkat pendukung pembelajaran.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.