Connect with us

SULUT

139 peserta ‘dikunci’ dalam bimtek Dapodik 2025

Published

on

Dinas Pendidikan Bolsel genjot ketelitian data: 139 peserta ‘dikunci’ dalam bimtek Dapodik 2025

PANTAU24.COM – Pemerintah Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) kembali menunjukkan komitmen memperbaiki mutu layanan pendidikan melalui penguatan sistem data.

Hal ini terlihat dari pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Operator dan Pengelolaan Data Dapodik, Selasa (02/12/2025), yang digelar di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Manado.

Sebanyak 139 peserta, terdiri dari 45 kepala sekolah dan 94 operator SD-SMP mengikuti kegiatan yang dirancang untuk memperkuat kompetensi teknis para pengelola data di satuan pendidikan.

Dinas Pendidikan Bolsel genjot ketelitian data: 139 peserta ‘dikunci’ dalam bimtek Dapodik 2025

Data Jadi “Urat Nadi” Kebijakan Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bolsel, Rante Hattani, menegaskan bahwa kualitas data menentukan arah pembangunan pendidikan daerah.

“Data Dapodik bukan sekadar laporan. Ini adalah dasar utama pemerintah dalam perencanaan, penganggaran, hingga penetapan program prioritas. Karena itu akurasi dan validitas data harus benar-benar dijaga,” tegasnya.

Rante menyebut, penguatan kompetensi operator sekolah menjadi sebuah keharusan. Sebab, satu kesalahan data dapat berdampak panjang terhadap bantuan, anggaran sekolah, hingga pemetaan kebutuhan pendidikan.

Dinas Pendidikan Bolsel genjot ketelitian data: 139 peserta ‘dikunci’ dalam bimtek Dapodik 2025

Melalui Bimtek ini, Rante berharap operator semakin terampil dalam mengolah Dapodik, mulai dari input, validasi, perbaikan residu, hingga proses sinkronisasi.

“Kami ingin setiap data yang keluar dari sekolah benar-benar mencerminkan kondisi riil. Dengan data yang presisi, kebijakan yang lahir pun lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan SDM menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pendidikan di Bolsel.

Dalam kesempatan itu, Rante Hattani menyampaikan apresiasi kepada BPMP Sulawesi Utara yang terus bersinergi dengan Pemkab Bolsel dalam peningkatan mutu data pendidikan.

Dinas Pendidikan Bolsel genjot ketelitian data: 139 peserta ‘dikunci’ dalam bimtek Dapodik 2025

“Harapan kami, tata kelola Dapodik semakin kuat sehingga program-program berbasis data dapat memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan di Bolsel,” imbuhnya.

Bimtek Dapodik tahun 2025 ini menjadi bagian dari upaya besar Disdikbud Bolsel untuk membangun ekosistem pendidikan yang berbasis data, transparan, dan akuntabel.

Dengan memperkuat peran operator dan kepala sekolah, Bolsel menargetkan pengelolaan data pendidikan yang lebih solid untuk mendukung kebijakan yang tepat sasaran di tahun-tahun mendatang.

(advetorial)


Artikel ini merupakan republikasi dari: zonautara.com

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply