Connect with us

Editor's Pick

Aksi Damai Peringati WPFD 2023, AJI Manado Sampaikan Beberapa Tuntutan

Published

on

MANADO, PANTAU24.COM-Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Manado bersama unsur jurnalis lainnya menggelar aksi damai memperingati Word Press Feedom Day (WPFD) atau Hari Kemerdekaan Pers Sedunia Tahun 2023, Rabu 3 Mei 2023.

Aksi damai dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni di zero point pusat Kota Manado dan di depan Mapolda Sulut.

Di depan Mapolda Sulut, Ketua AJI Manado, Fransiskus Talokon dalam orasinya mendesak aparat Polda Sulut harus segera mengusut tuntas kasus tabrak lari yang menyebabkan meninggalnya jurnalis Tribun Manado, Ryo Noor sekira dua bulan lalu yang hingga saat ini belum terungkap.

Baca Pula:  Terpilih Aklamasi, Fransiskus-Fineke Nahkodai AJI Manado Periode 2021-2024

“Sudah beberapa kali kami meminta penjelasan namun sangat berbelit-belit. Sehingga kami datang dengan gaya seperti ini,” tukas Fransiskus.

Dirinya juga menegaskan akan kembali turun ke jalan jika Polda Sulut belum juga mengindahkan tuntutan aksi.

Fakta menarik dan bermanfaat

“Kasus tabrak lari Ryo Noor ini merupakan persoalan kemanusiaan yang harus diselesaikan,” pungkas Fransiskus.

Dalam aksi damai si zero point tersebut, AJI Manado menyampaikan sejumlah tuntutan di antaranya;

  1. Hentikan segala bentuk kekerasan terhadap jurnalis
  2. Berikan perlindungan terhadap setiap jurnalis saat peliputan
  3. Meminta perusahaan media menjamin hak para jurnalis
  4. Usut tuntas kematian rekan jurnalis Ryo Noor, sampai motif terungkap dan pelaku ditangkap
  5. Mendesak pemerintah merevisi UU ITE khususnya pasal-pasal karet yang memberangus kemerdekaan pers
  6. Mendesak pemerintah untuk meninjau kembali pasal-pasal UU Cipta Kerja yang merugikan jurnalis