Connect with us

Bolsel

150 Siswa di Bolsel Ikuti Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Gempa Bumi

Published

on

BOLSEL, PANTAU24.COM-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolsel, menggelar sosialisasi dan simulasi penanggulangan bencana gempa bumi di lingkungan sekolah, Selasa, 04 Oktober 2022.

Kegiatan yang dilaksanakan di SMA N 1 Bolaang Uki ini, dibuka oleh Asisten 1 Setda Bolsel, Alsyafry Kadulah dan diikuti oleh 150 siswa beserta para guru.

Dalam penyampaianya, Alsyafry berpesan agar para siswa dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan menyimak dengan serius matari-materi yang dipaparkan oleh narasumber.

“Di lingkungan sekolah begitu beresiko jika terjadi bencana gempa bumi, oleh karena itu, saya minta adik-adik siswa mengikuti kegiatan ini dengan sunguh-sunguh karena kita tahu bersama bahwa Bolsel merupakan daerah rawan bencana,” kata Alsyafri saat membuka acara.

Baca Pula:  Gempa M5,9 di Bolsel, Warga Panik Hingga Keluar Rumah

“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi siswa-siswi dan para guru yang ada SMA N 1 Bolaang Uki,” harapnya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Adapun yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah Kepala BPBD Bolsel Boby Sampe, yang membawakan materi (Jenis dan Siklus Bencana), Kabid Pencegahandan dan Kesiapsiagaan, James Koagow (Materi Bencana Gempa Bumi), Kabid Kedaruratan dan Logistik, Sirajudin Mokoagow (Materi Tanggap Darurat), serta Analis Kebencanaan, Reni Lakihati (Materi Simulasi Penanggulangan Bencana Gempa Bumi dan Pertolongan Pertama pada Pasien Luka Akibat Bencana).

Baca Pula:  Camat Tomini Sebut Inisiasi Mitigasi Bencana BPBD Bolsel Sudah Tepat

Pada kesempatan itu, Kaban Boby menginformasikan bahwa dalam rangka meningkatkan ketangguhan satuan pendidikan terhadap bencana, Kemendikbud telah menetapkan program satuan pendidikan aman bencana (SPAB), sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan dampak bencana di satuan pendidikan.

Menurutnya, penyelenggaran program SPAB diatur melalui Permendikbud Nomor 53 tahun 2019 tentang penyelanggaran program SPAB.

“Dalam Permendikbud tersebut penyelenggaran program SPAB dilaksanakan pada saat situasi normal atau pra-bencana, pada situasi darurat dan pasca bencana,” jelasnya.