Ketua Komisi II DPRD Bolsel Hadiri Gebyar Ketupat di Milangodaan Utara

  • Share
Ketua Komisi II DPRD Bolsel, Zulkarnain Kamaru saat menilai stan gebyar ketupat yang dilaksanakan di lapangan desa Milangodaa Utara. (Foto: Istimewa)

BOLSEL, PANTAU24.COM-Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Zulkarnain Kamaru, menghadiri acara gebyar ketupat yang dirangkaikan dengan hari lahir (Harla) Desa Milangodaa Utara ke-11 tahun, bertempat di lapangan desa setempat, Senin, 09 Mei 2022.

Acara diawali dengan ucapan selamat datang oleh Sangadi Milangodaa Utara, Arkan Idris kepada seluruh tamu undangan yang hadir.

“Kami ucapkan selamat datang kepada seluruh undangan, terutama kepada anggota DPRD Bolsel Zulkarnain Kamaru bersama Jelfi Djauhari, serta camat Tomini Abidin Patilima yang telah meluangkan waktu untuk datang di desa Milangodaan Utara,” katanya.

Usai sambutan-sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan penilaian stand gebyar ketupat dan menu makanan. Penilaian dipimpin langsung Ketua Komisi 2 DPRD, Zulkarnain Kamaru, wakil ketua komisi 3 DPRD Jelfi Djauhari serta Ibu PKK Kecamatan Tomini Rukaiya Abas.

Baca Pula:  Ansor-Banser Libatkan Diri pada Vaksinasi di Tolutu

Diketahui, dalam kegiatan gebyar ketupat dan perayaan hari lahir Desa Milangodaan Utara ke-11 ini, pemerintah desa setempat menggelar perlombaan antar dusun untuk stan gebyar ketupat terbaik dan menu makanan.

Fakta menarik dan bermanfaat

Saat diwawancarai awak media, Zulkarnain Kamaru menyambut positif perayaan gebyar ketupat tahunan ini. Menurut dia, gebyar ketupat tidak hanya memeriahkan perayaan lebaran, namun juga penting dalam rangka menjalin tali silaturahim.

“Gebyar ketupat dapat dijadikan momen untuk mempromosikan daerah. Sebab, gebyar ketupat sangat menarik karena masyarakat berkontribusi langsung dalam kegiatan,” ungkapnya, sembari mengususlkan agar kegiatan-kegiatan seperti bisa dijadikan sebagai wisata kuliner daerah.

Baca Pula:  Tindak Lanjut Program Piral, Bupati Iskandar Lakukan Penanaman Perdana

“Gebyar ketupat ini dapat dijadikan sebagai wisata daerah karena mengandung banyak kearifan lokal di dalamnya,” ujar politisi PDIP itu. (Advertorial)

  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com