Sepanjang 2021, Bolsel Hasilkan Setengah Ton Limbah Medis

  • Share
Kabid Persampahan dan Limbah B3, Muhamad Hasan

BOLSEL, PANTAU24.COM-Sepanjang tahun 2021, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menghasilkan kurang lebih setengah ton limbah medis.

Berdasakan data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bolsel, jumlah limbah Bahan Berbahaya dan Baracun (B3) ini mencapai 594,8 kg yang berasal dari Delapan Puskesmas dan Rumah Sakit yang berada di kabupaten Bolsel.

Jumlah itu merupakan akumulasi dari limbah B3 yang dihasilkan dari aktivitas vaksinasi Covid-19, ruang UGD dan ruang isolasi dari rentang bulan Januari hingga September 2021.

Baca Pula:  Operasi Yustisi Pelanggar Covid-19 Juga Menyasar Warga yang Beraktifitas Malam Hari

“Limbah medis tahun 2021 ini kebanyakan dari aktifitas penanganan Covid-19,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Persampahan dan Limbah B3, Muhamad Hasan ketika di temui di kantornya, Rabu, 12 Januari 2022.

Menurutnya, pengelolaan limbah infeksius ini langsung ditangani oleh pihak rumah sakit yang bekerja sama dengan pihak ketiga untuk dilakukan pemusnahan.

Fakta menarik dan bermanfaat

“Limbah ini tidak bisa dibuang sembarangan, apalagi kalau dibuang di TPA. Limbah ini kan mengandung zat beracun dan berbahaya yang dapat merusak lingkungan dan bisa jadi mengancam kelangsungan hidup manusia, makanya sudah ada pihak yang bertanggungjawab akan hal itu,” jelasnya.

Baca Pula:  Upaya Pemkab Bolmut Buahkan Hasil, Capaian Vaksinasi Melonjak

Berikut data jumlah limbah yang dihasilkan oleh beberapa Puskesmas dan Rumah Sakit sepanjang tahun 2021:

  1. Puskesmas Pinolosian: 23,5 Kg
  2. Puskesmas Mamalia: 43.6 Kg
  3. Puskesmas Adow: 20 Kg
  4. Puskesmas Dumagin: 20 Kg
  5. Puskesmas Onggunoi: 17 Kg
  6. Puskesmas Milangodaa: 21,5 Kg
  7. Puskesmas Duminanga: 20,9 Kg
  8. Puskesmas Molibagu: 151,4 Kg
  9. Rumah Sakit RSUD Molibagu: 276,9 Kg

|Penulis: Reza Pahlevi

  • Share

Leave a Reply

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com